Hari Pertama SPMB Jalur Domisili, Kadisdik Makassar Sidak Sekolah Pastikan Verifikasi Transparan
Kadisdik Makassar Achi Soleman tinjau langsung hari pertama SPMB Jalur Domisili. Pastikan verifikasi berkas berjalan transparan dan siap bantu orang tua siswa.
MAKASSAR, portalmedia.id — Hari pertama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 Jalur Domisili di Kota Makassar langsung mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Makassar. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Makassar, Achi Soleman, turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah sekolah untuk memastikan proses pendaftaran dan verifikasi berkas berjalan lancar, transparan, dan akuntabel, Senin (22/6/2026).
Dalam kunjungannya, Achi didampingi Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Makassar, Andi Akhmad Muhajir Arif. Mereka menyambangi beberapa lokasi verifikasi, di antaranya UPT SPF SMP Negeri 2 Makassar, SMP Negeri 53 Makassar, serta SMP Negeri 45 Makassar. Achi mengungkapkan bahwa pemantauan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan panitia sekolah serta memastikan pelayanan bagi masyarakat berjalan maksimal.
"Kami turun langsung untuk melihat bagaimana kesiapan sekolah dalam pelaksanaan jalur domisili. Alhamdulillah, dari hasil pemantauan, kesiapan panitia dalam melakukan verifikasi berkas pendaftaran berjalan dengan baik," ujar Achi di sela-sela peninjauan.
Baca Juga : Kota Makassar Raih Penghargaan Dunia, Program RISE Diakui sebagai Solusi Permukiman Berkelanjutan
Achi mencatat antusiasme masyarakat yang cukup tinggi pada hari pertama pendaftaran yang berlangsung hingga 26 Juni 2026 tersebut. Menurutnya, hal ini menunjukkan kesiapan orang tua dan calon peserta didik yang telah melengkapi dokumen administrasi seperti kartu keluarga dan akta kelahiran jauh hari sebelumnya.
Ia pun berkesempatan memantau sistem pemilihan sekolah melalui aplikasi Lontara Plus Pendidikan. Achi menjelaskan bahwa sistem tersebut sangat objektif karena membaca jarak berdasarkan data kependudukan. Peserta didik diberikan kesempatan memilih hingga lima sekolah, baik negeri maupun swasta yang terintegrasi.
"Sistem akan membaca jarak berdasarkan data yang tercantum dalam kartu keluarga sehingga proses seleksi dapat berjalan lebih objektif dan transparan," terangnya.
Baca Juga : Pasang Papan Penanda, Pemkot Makassar Tegaskan Status Aset Fasum di Perumnas Sudiang
Menjawab kekhawatiran orang tua siswa terkait kendala teknis, Achi menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan helpdesk di setiap sekolah untuk memberikan pendampingan. Hingga saat ini, proses pendaftaran diklaim berjalan lancar tanpa hambatan signifikan.
Terkait kuota, Achi menjelaskan bahwa daya tampung setiap sekolah berbeda-beda, menyesuaikan dengan jumlah rombongan belajar (rombel) dan kapasitas sarana prasarana. Mengenai kemungkinan sisa kuota, ia memastikan pengelolaannya akan mengacu pada petunjuk teknis yang berlaku sesuai dengan Permendikbudristek Nomor 3 Tahun 2025.
"Tentu, semua akan mengikuti aturan yang telah ditetapkan dalam juknis. Kami berharap seluruh proses SPMB tahun ini dapat berlangsung tertib dan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon peserta didik di Kota Makassar," tutupnya. (red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News