Dorong Tenaga Kerja Lokal Terampil dan Tersertifikasi, PT Vale Gelar Pelatihan Vokasi Operator Alat Berat

ist

Sebagai bukti nyata kompetensi yang diraih, para peserta nantinya akan mengikuti uji sertifikasi yang diterbitkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikat ini merupakan pengakuan resmi standar nasional atas keahlian yang mereka miliki.

SOROWAKO, PORTALMEDIA.ID – PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat daya saing masyarakat lokal. Kali ini, perusahaan menggelar program Pelatihan Vokasi dan Sertifikasi Operator Alat Berat yang menyasar 35 angkatan kerja lokal dari empat wilayah pemberdayaan di Blok Sorowako, yakni Kecamatan Nuha, Towuti, Wasuponda, dan Malili.

Kegiatan pembukaan pelatihan telah dilaksanakan di Hotel Duta Inn, Sorowako, Kabupaten Luwu Timur. Selanjutnya, para peserta akan mengikuti proses belajar mengajar intensif selama satu bulan di Palopo Skill Centre, dengan fokus utama pada penguasaan keterampilan mengoperasikan Excavator dan Dump Truck.

Sebagai bukti nyata kompetensi yang diraih, para peserta nantinya akan mengikuti uji sertifikasi yang diterbitkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikat ini merupakan pengakuan resmi standar nasional atas keahlian yang mereka miliki.

Head of External Relations Sorowako & Outer Area PT Vale Indonesia, Yusri Yunus, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat lokal dalam meraih peluang kerja di industri yang membutuhkan keterampilan teknis khusus.

"Kami percaya peningkatan kompetensi masyarakat lokal adalah investasi jangka panjang. Melalui pelatihan berbasis kompetensi ini, peserta tidak hanya belajar aspek teknis operasional, tetapi juga pemahaman mendalam mengenai keselamatan kerja sesuai standar industri," ujar Yusri dalam keterangannya, Rabu (24/6/2026).

Yusri menambahkan, inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan PT Vale dalam pengembangan masyarakat di area pemberdayaan. Dengan memiliki keterampilan yang tersertifikasi, tenaga kerja lokal diharapkan lebih siap dan mudah terserap ke dalam dunia kerja.

Antusiasme peserta pun terlihat cukup tinggi. Nur Fadilah, salah satu peserta pelatihan bidang excavator asal Wasuponda, mengaku sangat terbantu dengan program ini. Ia menilai, memiliki keahlian teknis di luar bidang akademik sangat krusial, terutama sebagai warga lokal di kawasan pertambangan Luwu Timur.

"Saya tertarik mengikuti pelatihan ini karena dapat memperluas peluang kerja. Apalagi sebagai putri daerah Luwu Timur, memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri di daerah sendiri tentu menjadi nilai tambah yang besar," tuturnya.

Program ini merupakan bentuk kontribusi nyata PT Vale dalam pengembangan sumber daya manusia dan pendidikan. Langkah ini juga selaras dengan upaya perusahaan dalam mendorong kemandirian masyarakat yang adaptif terhadap tantangan industri.

Kehadiran para pemuda lokal yang terampil diharapkan dapat memberikan kontribusi strategis bagi pembangunan di Luwu Timur, sekaligus berperan aktif dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Luwu Timur khususnya, dan Sulawesi Selatan pada umumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru