Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Boyong UMKM Binaan ke Pameran "Bola Gembira" TVRI Makassar
Ajang promosi dan hiburan ini berlangsung di TVRI Makassar selama lebih dari sebulan, mulai 12 Juni hingga 20 Juli 2026.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memfasilitasi sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mitra binaannya untuk tampil dalam pameran "Bola Gembira".
Ajang promosi dan hiburan ini berlangsung di TVRI Makassar selama lebih dari sebulan, mulai 12 Juni hingga 20 Juli 2026.
Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan kapasitas dan perluasan akses pasar bagi produk lokal agar mampu bersaing di pasar kompetitif.
Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan bahwa dukungan terhadap UMKM merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui penguatan kapasitas dan akses pasar.
“Pertamina meyakini bahwa UMKM memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi daerah. Karena itu, kami terus berupaya menghadirkan berbagai peluang bagi mitra binaan untuk memperluas jangkauan pasar, serta meningkatkan daya saing produk. Pameran seperti ini menjadi salah satu wadah yang efektif untuk memperkenalkan potensi UMKM lokal kepada masyarakat,” ujar Lilik dalam keterangan tertulisnya.
Dalam pelaksanaannya, Pertamina melakukan kurasi dan pendampingan kepada UMKM mitra binaan yang berpartisipasi selama periode pameran.
Konsep kegiatan yang memadukan hiburan dan bazar produk lokal memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk berinteraksi langsung dengan pelaku usaha sekaligus mengenal berbagai produk unggulan khas Sulawesi.
Salah satu UMKM yang turut berpartisipasi adalah Sirup Markisa Asli Mega Buana milik Sry Wahyuni. Produk olahan khas Sulawesi tersebut menjadi salah satu daya tarik dalam pameran berkat penggunaan bahan baku alami berupa sari buah markisa asli dan gula tebu murni yang menghasilkan cita rasa autentik khas daerah.
Menurut Lilik, keikutsertaan UMKM dalam berbagai ajang promosi merupakan bagian dari strategi pemberdayaan yang tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas usaha, tetapi juga pada perluasan akses pasar yang berkelanjutan.
“Pendampingan yang kami lakukan tidak berhenti pada aspek pelatihan dan pengembangan produk. Kami juga berupaya membuka akses promosi dan pemasaran agar UMKM dapat terus berkembang, naik kelas, dan memiliki daya saing yang semakin kuat. Harapannya, produk-produk unggulan daerah dapat dikenal lebih luas dan memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” tambahnya.
Program pendampingan ini juga merupakan bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Khususnya SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta SDG 12 mengenai Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui dukungan terhadap produk lokal berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News