Menuju Pilgub Sulsel 2024

Disebut Pasangan Milenial, Danny-Adnan Dinilai Punya Peluang Besar di Pilgub 2024

Penulis : wiwi amaluddin
Danny Pomanto dan Adnan Putichta dalam satu kesempatan. Foto: dok humas pemkot Makassar

Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto atau Danny Pomanto kerap dipasangkan dengan Bupati Gowa Adnan Purichta. Keduanya dinilai sebagai pasangan milenial yang memiliki peluang besar untuk menang di Pilgub 2024 mendatang.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR – Pengamat Politik dari Universitas Hasanuddin (Unhas), Andi Naharuddin mengungkapkan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto dan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichwan sebagai pasangan Milenial di Pilgub Sulsel mendatang.

Nahar, sapaan akrabnya menyebutkan, Danny-Adnan (sebutan pasangan ini), mempunyai peluang yang besar untuk menang. 

"Figur ini milenial mempunyai nilai jual yang baik, bagi tren pemilih sekarang itu kan tren muda dan milenial, saya kira itu satu fashion dengan Danny dan Adnan," ungkapnya ketika dihubungi, Jumat (30/9/2022).

Baca Juga : Lewat Nobar Piala Dunia 2026, Pemkot Makassar Hidupkan Ekonomi UMKM di Seluruh Kecamatan

Menjodohkan Wali Kota Makassar dan Bupati Gowa ini menurutnya punya potensi besar dalam memenangkan Pilgub Sulsel jika ditinjau dari aspek jumlah penduduk di wilayah yang mereka duduki sekarang.

"Untuk memenangkan pemilu itu sangat besar sekali, yang pertama DPP kedua daerah ini tinggi, Makassar sama Gowa kan salah satu DPP tertinggi Sulawesi Selatan selain Bone," bebernya.

Kota Daeng ia katakan sebagai episentrum politik Sulsel, apalagi suara yang Danny peroleh tak sedikit selama 2 periode.

Baca Juga : Nilai SAKIP Menurun, Wali Kota Makassar Minta Perangkat Daerah Lakukan Pembenahan Menyeluruh

"Makassar sebagai sentrum politik dan Makassar boleh dikata suara yang diperoleh Danny itu kan signifikan mulai dari Pilwali periode pertama kemudian Pilwali 2018 itu walaupun kotak kosong yang menang, namun kemudian kita bisa dilihat 2020 Danny memenangkan Pilkada," jelasnya.

Disisi lain, Adnan juga memiliki modal yang senada dengan Danny.

"Periode pertama Adnan menang, periode kedua Adnan melawan kotak kosong dan siginifikan kemenangannya," ujar Nahar, sapaan akrabnya.

Baca Juga : Munafri Arifuddin: Rakernas APEKSI Jadi Forum Strategis Perkuat Kolaborasi dan Pelayanan Publik

Tambahnya, kedua kepala daerah ini memiliki hubungan emosional dan jaringan politik yang sangat dekat dengan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang juga pernah menjabat orang nomor satu di Sulsel.

"Kemudian background denah politik Adnan, beliau adalah putra dari mantan Bupati Gowa yang bersaudara dengan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Saya kira kedua figur ini sangat punya potensi memenangkan Pilgub di Sulsel nanti," ujarnya.

"Danny kan dekat juga dekat Syahrul dan NasDem, jadi untuk menjodohkan Pak Danny dengan Pak Adnan saya kira tidak ada hambatan," lanjutnya.

Eksis di Media Sosial

Baca Juga : Terima Kepala BKKBN Sulsel, Munafri Arifuddin Minta Penanganan Stunting Berkelanjutan

Salah-satu kelebihan dari kedua figur ini juga menurutnya karena keduanya eksis di sosial media.

"Bisa kita lihat telusuri jejak digital misalnya Instagram hampir setiap hari aktivitas Danny dan Adnan terekam di Instagram," lanjut Nahar.

Bukan cuma itu, Nahar melihat bahwa kencangnya serangan dari lawan politik Danny merupakan tanda bahwa figur kepemimpinan Danny saat ini sangat diperhitungkan.

Baca Juga : Diikuti Ratusan Purnapraja Lintas Provinsi, Wali Kota Munafri Apresiasi Turnamen Padel IKAPTK Sulsel

"Kalau kita mengamati itu figur Danny ini seseorang yang mempunyai kans untuk memenangkan suatu kompetisi politik, itu makanya serangan ke yang bersangkutan akan semakin kencang dan hal tersebut menunjukkan bahwa ini figur penantang yang serius," jelas dia.

Nahar menambahkan, serangan terhadap sosok Danny sudah bisa terlihat dari aktivitasnya terkait dengan jejak rekamnya yang mulai dipermasalahkan.

"Misalnya kereta api, F8 dan sebagainya," tutupnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru