Terdampak Gangguan Suplai, Perumda Air Minum Makassar Kerahkan Armada Tangki untuk Pelanggan
Perumda Air Minum Makassar menyiagakan armada mobil tangki gratis untuk melayani pelanggan yang terdampak penurunan suplai air baku di IPA 2 dan IPA 3.
MAKASSAR, portalmedia.id — Perumda Air Minum Kota Makassar menyiagakan armada mobil tangki untuk mendistribusikan bantuan air bersih bagi pelanggan yang terdampak penurunan suplai air baku dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) 2 dan IPA 3. Langkah ini dilakukan sebagai komitmen perusahaan dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama proses pemulihan berlangsung.
Plt Kepala Bagian Distribusi dan Kehilangan Air Perumda Air Minum Kota Makassar, Wahidin, menjelaskan bahwa pelayanan mobil tangki beroperasi setiap hari, termasuk akhir pekan, mulai pukul 09.00 hingga 24.00 WITA. Wahidin menegaskan bahwa seluruh layanan distribusi air bersih menggunakan mobil tangki ini tidak dipungut biaya.
"Kami pastikan seluruh pelayanan mobil tangki kepada pelanggan terdampak diberikan secara gratis. Jika ada pihak yang meminta pembayaran, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada Perumda Air Minum Kota Makassar," tegas Wahidin.
Baca Juga : Jalankan 3 Strategi, PDAM Makassar Optimistis Debit Air Bertambah dan Jaringan Diperluas
Pelanggan yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi call center sesuai wilayah pelayanan sebagai berikut:
- Wilayah 1 (Kecamatan Bontoala, Ujung Tanah, Tallo, dan sebagian Panakkukang): 0821-9000-5503 atau 0878-9044-5012.
- Wilayah 2 (Kecamatan Tamalanrea dan Biringkanaya): 0821-8804-6433 atau 0821-9235-5630.
- Wilayah 3 (sebagian Panakkukang dan Rappocini): 0812-4470-2671.
- Wilayah 4 (sebagian Makassar dan Panakkukang): 0813-5655-4540.
- Wilayah 6 (Kecamatan Manggala): 0878-5383-0391.
Pihak manajemen juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Saat ini, seluruh tim terus berupaya maksimal melakukan distribusi air bersih, baik melalui jaringan perpipaan maupun bantuan mobil tangki, hingga kondisi suplai air baku kembali normal. (red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News