Zulkifli Nanda Harap Muballigh Jadi Garda Terdepan Wujudkan Makassar MULIA
Sekda Kota Makassar, Zulkifli Nanda, menekankan peran strategis muballigh dan imam kelurahan dalam menjaga kerukunan serta mendukung program Pemerintah Kota Makassar.
MAKASSAR, portalmedia.id — Sekretaris Daerah Kota Makassar, Zulkifli Nanda, menegaskan pentingnya peran muballigh dan imam kelurahan sebagai sosok sentral dalam merawat keharmonisan sosial di tengah masyarakat. Hal ini disampaikan Zulkifli saat menutup kegiatan Bimbingan dan Pelatihan Muballigh yang digelar Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Makassar di Makassar Golden Hotel, yang berlangsung sejak 26 Juni hingga 2 Juli 2026.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 450 peserta yang terdiri dari unsur imam kelurahan, organisasi kemasyarakatan keagamaan, serta para muballigh dari berbagai penjuru Kota Makassar. Zulkifli menilai pelatihan ini krusial untuk meningkatkan kapasitas para pemimpin keagamaan yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah daerah.
Menurut Zulkifli, muballigh dan imam kelurahan memiliki posisi istimewa sebagai pemimpin formal sekaligus informal yang sangat dihormati masyarakat. Kehadiran mereka diharapkan tidak hanya fokus pada syiar keagamaan, tetapi juga aktif menyosialisasikan program pembangunan pemerintah.
Baca Juga : Melinda Aksa Perkuat Kiprah Makassar di Rakernas APEKSI Lewat Program Lingkungan dan Pemberdayaan
"Muballigh dan imam kelurahan memiliki posisi yang sangat strategis karena mereka adalah pemimpin formal dan informal yang dihormati masyarakat. Karena itu, mereka memiliki peran besar dalam menjaga kerukunan dan menyampaikan program-program pemerintah kepada masyarakat," ungkap Zulkifli.
Lebih lanjut, Zulkifli mengajak para peserta untuk berkontribusi nyata dalam mewujudkan visi Makassar Unggul, Inklusif, Aman, dan Berkelanjutan (MULIA). Ia juga berpesan agar para tokoh agama ini terus menjaga citra positif Kota Makassar yang kental dengan nilai toleransi dan budaya menghargai perbedaan.
"Dari dulu kerukunan sudah terjalin di Kota Makassar. Di sini berbagai suku dan bangsa hidup bersama. Karena itu, saya titip kepada para muballigh dan imam kelurahan untuk terus menjaga dan merawat kerukunan tersebut," tambahnya.
Baca Juga : Munafri Arifuddin dan Melinda Aksa Kompak Ikuti Rangkaian Agenda Rakernas APEKSI di Medan
Sebagai wujud apresiasi dan perlindungan terhadap pengabdian para imam kelurahan, Pemerintah Kota Makassar kini telah menyediakan program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Melalui fasilitas ini, diharapkan para imam dapat menjalankan tugasnya dengan lebih tenang dalam memperkuat persatuan warga di Kota Makassar. (red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News