Pendekatan Humanis Berhasil, Pedagang Bongkar Mandiri Lapak Pasar Tumpah Jalan AMD Setelah 20 Tahun

Personel Satpol PP bersama pemerintah kecamatan mengawal penertiban lapak di kawasan pasar tumpah Jalan AMD, Manggala, Kamis (2/7/2026).

Pemkot Makassar melalui Kecamatan Manggala sukses menata kawasan pasar tumpah Jalan AMD yang telah berlangsung selama 20 tahun tanpa gesekan melalui pendekatan humanis.

MAKASSAR, portalmedia.id — Pemerintah Kota Makassar melalui Kecamatan Manggala kembali membuktikan efektivitas pendekatan humanis dalam penataan ruang kota. Kawasan pasar tumpah di Jalan AMD, Kelurahan Manggala, yang telah dikuasai lapak pedagang selama lebih dari 20 tahun, kini berhasil ditertibkan secara aman, tertib, dan tanpa konflik, Kamis (2/7/2026).

Camat Manggala, Ahmad, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini dicapai melalui proses dialog intensif dan tahapan sosialisasi yang panjang. Pemerintah kecamatan tidak mengambil langkah represif, melainkan mengedepankan komunikasi bersama lurah, RT/RW, dan para pedagang hingga akhirnya sebagian besar pedagang bersedia membongkar lapak mereka secara mandiri.

"Ada sekitar 30 lapak direlokasi. Sejak awal kami mengedepankan sosialisasi dan pendekatan persuasif. Tiga kali surat teguran sudah kami layangkan, lurah bersama RT dan RW juga terus turun memberikan pemahaman kepada para pedagang," jelas Ahmad.

Baca Juga : Melinda Aksa Perkuat Kiprah Makassar di Rakernas APEKSI Lewat Program Lingkungan dan Pemberdayaan

Selama dua dekade, kawasan tersebut menjadi titik krusial penyebab kemacetan parah di Kecamatan Manggala akibat aktivitas jual beli yang menggunakan badan jalan. Selain itu, bangunan semi permanen yang menutupi saluran drainase kerap memicu genangan air saat musim hujan.

Ahmad menegaskan bahwa langkah ini diambil demi kepentingan publik yang lebih luas. Kini, badan jalan telah terbuka untuk kelancaran arus lalu lintas dan sistem drainase dapat berfungsi kembali sebagaimana mestinya. Ia pun memastikan bahwa pemerintah kecamatan telah mengarahkan para pedagang ke area pasar yang lebih representatif agar ekonomi mereka tetap berjalan.

"Tujuan kami bukan melarang masyarakat mencari nafkah, tetapi mengatur agar aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengganggu ketertiban, keselamatan pengguna jalan, maupun fungsi drainase," tegasnya.

Baca Juga : Munafri Arifuddin dan Melinda Aksa Kompak Ikuti Rangkaian Agenda Rakernas APEKSI di Medan

Keberhasilan di Jalan AMD ini menambah deretan titik pasar tumpah yang telah berhasil ditata oleh Pemerintah Kecamatan Manggala di bawah kepemimpinan Ahmad, menyusul keberhasilan di Jalan Tamangapa Raya, Jalan Baruga, hingga Kelurahan Antang. Ke depan, pemerintah berkomitmen melakukan pengawasan ketat agar kawasan yang telah tertata tidak kembali dipenuhi lapak liar, sembari bersiap melakukan penataan serupa di kawasan Pasar Borong. (red)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru