Program "Tamangapa Kenali", Mahasiswa KKN-T Unhas Serahkan Peta Persebaran Sarana dan Zona Penyangga TPA

Perwakilan mahasiswa KKN-T Perubahan Iklim Gelombang 116 Universitas Hasanuddin saat menyerahkan peta wilayah edukasi dan buffer zone TPA Tamangapa kepada pihak Kelurahan Tamangapa, Senin (10/8/2026).

Mahasiswa KKN-T Gelombang 116 Unhas serahkan peta wilayah edukasi dan buffer zone TPA Tamangapa ke Kantor Lurah untuk dukung mitigasi lingkungan.

MAKASSAR, portalmedia.id — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Perubahan Iklim Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar program kerja bertajuk "Tamangapa Kenali: Penyerahan Peta Wilayah Edukasi dan Persebaran Sarana Prasarana serta Peta Buffer Zone TPA Tamangapa" di Kantor Lurah Tamangapa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Senin (10/8/2026). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil pemetaan yang dilakukan mahasiswa selama masa KKN di Kelurahan Tamangapa.

Peta yang diserahkan mencakup peta wilayah edukasi dan persebaran sarana prasarana, serta peta buffer zone atau zona penyangga Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa. Kedua peta tersebut disusun mahasiswa berdasarkan hasil pengumpulan data lapangan dan pengolahan menggunakan sistem informasi geografis (SIG), dengan tujuan memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi wilayah serta area yang terdampak keberadaan TPA. Penyerahan dilakukan langsung kepada pihak Kelurahan Tamangapa sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung perencanaan dan pengambilan kebijakan di tingkat kelurahan.

Menurut Naurah Halwah Syakirah, PJ Peta Buffer Zone sekaligus mahasiswa Geofisika KKN-T Perubahan Iklim Gelombang 116 Unhas, TPA Tamangapa turut menyumbang perubahan iklim melalui emisi gas metana dari dekomposisi sampah organik serta pembakaran sampah terbuka. Hasil pemetaan menunjukkan pola kerentanan iklim yang menurun seiring bertambahnya jarak dari TPA, dengan RW 004 sebagai titik paling rentan.

Baca Juga : Di Bawah Plt Direksi, Kinerja Keuangan Perumda Air Minum Makassar Catat Lonjakan Signifikan

"Hasil pemetaan ini bisa menjadi dasar bagi kelurahan untuk menentukan wilayah prioritas penanganan dampak TPA, dengan intervensi paling intensif di RW 004 dan pendekatan preventif-edukatif di RW lainnya," ujar Naurah.

Sementara itu, Andi Muthia Amalia Makkuaseng, PJ Peta Wilayah Edukasi dan Persebaran Sarana Prasarana sekaligus mahasiswa Teknik PWK, menjelaskan bahwa peta yang disusunnya menggambarkan lokasi edukasi persampahan di RT 07 RW 04, RT 02 RW 04, dan RT 02 RW 02, serta persebaran sarana persampahan seperti TPS, TPA, pengolahan sampah organik, dan Bank Sampah Unit (BSU) di sekitarnya.

"Ke depannya, hasil pemetaan ini bisa jadi dasar menentukan wilayah prioritas dan kebutuhan pengelolaan persampahan, sehingga edukasi ini tidak berhenti sekali saja, tapi bisa ditindaklanjuti lewat optimalisasi sarana, penguatan peran masyarakat, dan sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan," ujar Andi Muthia.

Baca Juga : Hentikan Open Dumping, Pemkot Makassar Wajibkan Warga Pilah Sampah Organik dan Anorganik dari Rumah

Program kerja "Tamangapa Kenali" ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan KKN-T Perubahan Iklim Gelombang 116 Unhas yang berfokus pada pemetaan dan edukasi kewilayahan di Kelurahan Tamangapa. Melalui penyerahan peta ini, mahasiswa berharap pihak kelurahan dapat memanfaatkannya sebagai data pendukung dalam perencanaan pembangunan, mitigasi dampak lingkungan di sekitar TPA, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kondisi wilayah tempat tinggal mereka. (red)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru