PLN Siagakan 45 Ribu Personel dan Cadangan Listrik 9 GW Amankan HUT ke-81 RI
PLN memproyeksikan beban puncak nasional pada 17 Agustus 2026 mencapai 42,6 Gigawatt (GW) dengan daya mampu pasokan sebesar 51,6 GW, menghasilkan cadangan daya aman sebesar 9 GW atau 21,1 persen.
PORTALMEDIA.ID, DEPOK – PT PLN (Persero) terus memperkuat sistem kelistrikan nasional guna mendukung seluruh rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).
PLN memproyeksikan beban puncak nasional pada 17 Agustus 2026 mencapai 42,6 Gigawatt (GW) dengan daya mampu pasokan sebesar 51,6 GW, menghasilkan cadangan daya aman sebesar 9 GW atau 21,1 persen.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyatakan bahwa pengamanan sistem kelistrikan dilakukan secara menyeluruh dari hulu ke hilir sejak awal Agustus.
Khusus lokasi utama di Istana Kepresidenan, PLN menerapkan sistem pengamanan kelistrikan berlapis hingga lima tingkat yang mencakup pembangkit, penyulang, sistem digital Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA), Uninterruptible Power Supply (UPS), hingga genset.
“Sejak awal Agustus, PLN sudah bergerak full. Kami sudah cek satu per satu, mulai dari pembangkit, gardu induk, jaringan transmisi, sampai jaringan distribusi dan jalur di sekitar lokasi kegiatan. Kami kerahkan seluruh kekuatan yang ada untuk memastikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI berjalan lancar,” ujar Darmawan dalam konferensi pers dari PLN Unit Pelayanan Pelanggan Flores Bagian Barat, Manggarai Barat, Sabtu malam (15/8).
Darmawan menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah, khususnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Sekretariat Negara, Sekretariat Kabinet, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, dan Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara.
"Saat ini seluruh unit PLN dalam status siaga penuh. Lebih dari 45 ribu personel kami terjunkan di 2.275 titik siaga seluruh Indonesia. Semua bergerak dan semua fokus," imbuhnya.
Kesiapan tersebut diperkuat dengan 1.517 unit genset, 559 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), dan 1.286 unit gardu bergerak sebagai cadangan pasokan listrik. Untuk mempercepat penanganan di lokasi, PLN juga menyiagakan 75 unit kabel bergerak, 318 unit truk crane, 3.424 mobil operasional, serta 3.583 motor operasional.
Darmawan menegaskan, kesiapsiagaan PLN tidak hanya difokuskan pada momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga mencakup respons cepat terhadap kondisi kelistrikan di berbagai wilayah.
Salah satunya, sistem kelistrikan Kalimantan yang sebelumnya mengalami gangguan pada sisi pembangkit, kini telah pulih bertahap.
“Untuk sistem Kalimantan yang sempat mengalami gangguan pembangkit, hari ini sudah berangsur pulih. Ada tambahan pasokan dari dua pembangkit sehingga sistem Kalimantan semakin kuat dan membaik, kami akan terus kawal,” kata Darmawan.
Di sisi lain, PLN juga bergerak cepat melakukan pemulihan pascagempa yang terjadi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Begitu gempa terjadi, petugas PLN langsung diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan dan perbaikan terhadap infrastruktur kelistrikan yang terdampak.
“Begitu gempa terjadi di Flores, NTT, tim PLN langsung bergerak. Tidak menunggu. Apa yang bisa langsung diperbaiki, baik gardu induk, jaringan distribusi, maupun fasilitas lainnya, langsung kami kerjakan. Pemulihan terus kami kejar. Alhamdulillah, sore tadi 11 gardu induk yang terdampak sudah kembali bertegangan, selanjutnya proses penormalan dilakukan secara bertahap hingga ke pelanggan,” ujar Darmawan.
Dalam proses pemulihan tersebut, PLN berkoordinasi erat dengan pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan Polri. Sejumlah lokasi masih menghadapi kendala akses akibat kondisi pascagempa, namun PLN mengupayakan pemulihan terus dilakukan dengan mengutamakan keselamatan petugas dan masyarakat.
“Ini adalah momentum untuk kembali mengingat perjuangan para pendahulu yang telah mengorbankan tenaga, pikiran, bahkan jiwa dan raganya untuk kemerdekaan Indonesia. Semangat perjuangan itu kami lanjutkan melalui pengabdian kami. PLN hari ini all out, fokus total. Kami siap mengawal kelistrikan HUT ke-81 RI di seluruh tanah air,” pungkas Darmawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News