Pastikan Progres Sesuai Target, PLN Tinjau Pembangunan Transmisi di Morowali

Koordinasi antara tim proyek oleh Senior Manager OPK II PLN UIP Sulawesi, Ndaru Seto Widiatmoko, memberikan guna memastikan percepatan pekerjaan berjalan sesuai target dengan tetap mengutamakan keselamatan kerja dan mutu konstruksi

Kegiatan dilakukan untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai target sekaligus mengidentifikasi potensi kendala yang dapat memengaruhi penyelesaian pekerjaan.

PORTALMEDIA.ID, MOROWALI - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi terus mengakselerasi penyelesaian pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan melalui pengawasan dan koordinasi intensif.

Upaya tersebut dilakukan melalui kunjungan kerja dan penilikan lapangan oleh Senior Manager Operasi Konstruksi II PLN UIP Sulawesi, Ndaru Seto Widiatmoko, bersama Manager PLN Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sulawesi Tenggara, Yogi Yohannes Siburian, pada proyek SUTT 150 kV Bungku-ACN dan GI 150 kV Bungku Extension di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Kamis (8/10).

Kegiatan dilakukan untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai target sekaligus mengidentifikasi potensi kendala yang dapat memengaruhi penyelesaian pekerjaan.

"Kunjungan ini kami lakukan untuk melihat langsung progres pekerjaan di lapangan dan memastikan setiap tahapan berjalan sesuai target. Potensi kendala harus diidentifikasi sejak awal dan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi yang efektif," ujar Ndaru.

Penilikan diawali dengan melihat progres pekerjaan penarikan konduktor atau stringing di Tower 82 pada Section Prioritas 2 yang membentang dari Tower 61 hingga Tower 82 dan melintasi Desa Nambo hingga Bahomoahi, Kecamatan Bungku Timur. Kegiatan kemudian dilanjutkan ke Tower 109 untuk meninjau kesiapan stringing pada Section Prioritas 3.

Tim juga meninjau gardu induk milik pelanggan PT ACN untuk memastikan kesiapan infrastruktur pendukung penyaluran tenaga listrik. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan pembangunan GI 150 kV Bungku Extension serta progres pendirian menara transmisi pada Section Prioritas 1 dan 5.

Selain penilikan lapangan, PLN juga melaksanakan rapat koordinasi yang melibatkan PLN UIP Sulawesi, PLN UPP Sulawesi Tenggara, dan PLN PUSMANPRO. Pertemuan tersebut membahas evaluasi progres pekerjaan, pemetaan kendala dan risiko, serta percepatan pada pekerjaan yang menjadi prioritas.

Koordinasi juga diarahkan untuk memastikan tahapan konstruksi, pengujian, serta pemenuhan persyaratan teknis berjalan secara terpadu guna mendukung penerbitan Rekomendasi Laik Bertegangan (RLB) yang ditargetkan pada Desember 2026.

Manager PLN UPP Sultra, Yogi Yohannes Siburian, mengatakan penyelesaian proyek sesuai jadwal membutuhkan pengawalan berkelanjutan dan koordinasi yang kuat.

"Kami berkomitmen mengawal penyelesaian pekerjaan secara optimal, khususnya pada setiap titik yang menjadi prioritas. Sinergi antara unit PLN terkait, tim K3, serta kontraktor pelaksana terus diperkuat agar setiap kendala dapat segera ditangani," ujar Yogi.

"Target kami jelas, yaitu memastikan seluruh tahapan pekerjaan dapat diselesaikan sesuai rencana dengan tetap menjaga kualitas dan keselamatan kerja, sehingga proyek siap menuju energize pada Desember 2026," tambahnya.

Kehadiran infrastruktur ini nantinya diharapkan dapat memperkuat keandalan sistem kelistrikan sekaligus mendukung kebutuhan tenaga listrik pelanggan dan sektor industri di Sulawesi Tengah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru