Cegah Penularan Kusta, Sulsel Libatkan 10 Ribu Peserta dalam Pencanangan Rekor MURI Kemoprofilaksis

Suasana pencanangan Rekor MURI kemoprofilaksis pencegahan kusta dan Skrining Andalan Sehati yang dihadiri Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman secara hibrida bersama 24 kabupaten/kota di Aula Asta Cita, Rujab Gubernur Sulsel, Selasa (27/10/2026).

Pemprov Sulsel canangkan Rekor MURI kemoprofilaksis pencegahan kusta serentak di 24 kabupaten/kota. Gubernur Andi Sudirman dorong deteksi dini sasar 10.357 peserta.

MAKASSAR, portalmedia.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) mengukir milestone baru di bidang kesehatan publik melalui pencanangan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) dalam kegiatan kemoprofilaksis pencegahan kusta serentak di 24 kabupaten/kota.

Kegiatan yang dirangkaikan dengan program Skrining Andalan Sehati (Aksi Nyata Deteksi Dini, Lakukan Skrining demi Hidup Sehat Kita) ini menyasar lebih dari 10.000 peserta dan dipusatkan di Aula Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Selasa (27/10/2026). Agenda strategis ini digelar sebagai bagian dari perayaan Hari Jadi ke-357 Sulawesi Selatan.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Plt. Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes RI dr. Andi Saguni, M.A., para Kepala Dinas Kesehatan dari 24 kabupaten/kota, serta jajaran pejabat terkait.

Baca Juga : Dorong Wisata Edukasi Sejarah Kerajaan Gowa, Pemprov Sulsel dan Kemenbud Sinergi Revitalisasi Benteng Somba Opu

Melalui integrasi program Andalan Sehati, Pemprov Sulsel menetapkan target 10.357 orang untuk menjalani skrining deteksi dini kesehatan secara komprehensif. Target sasaran mencakup pelajar SMA/SMK, Madrasah Aliyah (MA), hingga praja IPDN yang berdomisili di Sulawesi Selatan.

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menegaskan bahwa pencapaian rekor MURI ini bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana penguat komitmen daerah dalam mengintervensi penularan kusta sejak fase paling awal.

“Apresiasi kami karena ini bukan cuma persoalan rekor MURI, tetapi jumlah upaya kita melakukan pencegahan dini terhadap penyakit ini,” ujar Andi Sudirman.

Baca Juga : Sukses Integrasikan Transportasi Publik, Pemprov Sulsel Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026

Ia menekankan pentingnya edukasi publik dan penghapusan stigma negatif terhadap penderita kusta agar masyarakat tidak takut atau ragu mendatangi fasilitas kesehatan untuk diperiksa.

“Kita ada 10.357 target. Mudah-mudahan ini bisa menjadi sampling untuk memengaruhi yang lain juga sehingga bisa lebih besar lagi. Semakin banyak yang kita skrining, tentu pergerakan dari penyakit ini lebih bisa kita intervensi,” jelasnya.

Pada momen yang sama, Pemprov Sulsel juga menerima dukungan sarana kesehatan dari Kemenkes RI berupa 33 unit alat rontgen portabel dan 472 unit alat NPOC yang diserahkan langsung oleh dr. Andi Saguni.

Baca Juga : Sukses Restorasi Laut dan Ekonomi Nelayan, Apartemen Ikan Jadi Inovasi Andalan Sulsel di Tingkat Nasional

Andi Sudirman menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi Kemenkes RI dalam memperkuat fasilitas medis di daerah, seraya berharap gerakan massal ini mampu mewujudkan akselerasi Sulsel Bebas Kusta dan meningkatkan derajat kesehatan warga secara berkelanjutan. (red)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru