Sebut Dunia Krisis Finansial, Jokowi Bangga Indonesia Masih di Lirik Investor Global

ist

Menurut Jokowi Indonesia saat ini masih dipercaya perusahaan-perusahaan global sebagai tempat investasi di tengah ekonomi global yang tidak stabil.

PORTALMEDIA.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan saat ini banyak negara berlomba-lomba mendapatkan investasi. Pasalnya, investasi dapat membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan negara serta cadangan devisa.

"Semua negara sekarang ini dalam posisi yang tidak mudah, posisinya sulit semua. Krisis pangan, krisis energi, krisis keuangan, terjadi di hampir seluruh negara. Yang sekarang ini menjadi rebutan adalah investasi," ujarnya dalam ground breaking PT Wavin Manufacturing Indonesia di Kabupaten Batang, Jawa Tengah dilansir Portal Media dari CNN, Selasa (4/10/2022).

Jokowi menyampaikan Indonesia saat ini masih dipercaya perusahaan-perusahaan global sebagai tempat investasi di tengah ekonomi global yang tidak stabil.

Baca Juga : Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Pihak Ajudan Sebut Jokowi Tak Terima Undangan

"Begitu sebuah negara sudah dicap tidak baik untuk investasi, enggak akan ada yang mau datang ke negara kita. Meskipun dunia pada posisi krisis finansial tetapi Indonesia masih dipercaya untuk investasi perusahaan-perusahaan besar dunia," ujarnya.

Sebelumnya, Jokowi membentuk Tim Percepatan Pengembangan KIT Batang. Percepatan pengembangan meliputi pembangunan dan pengelolaan kawasan yang ramah lingkungan, modern, terpadu, terintegrasi dan berkelanjutan.

Hal itu tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 106 Tahun 2022 tentang Percepatan Investasi Melalui Pengembangan Kawasan Industri Terpadu Batang di Provinsi Jawa Tengah. Beleid tersebut diteken Jokowi dan diundangkan pada 31 Agustus 2022.

Baca Juga : Jokowi Pakai Passapu di Rakernas PSI

"Untuk melaksanakan percepatan pengembangan Kawasan Industri Terpadu Batang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1, dibentuk Tim Percepatan Pengembangan Kawasan Industri Terpadu Batang, yang selanjutnya dalam Peraturan Presiden ini disebut Tim Koordinasi," ujar Jokowi beberapa waktu lalu.

Jokowi menunjuk Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang saat ini diduduki Airlangga Hartarto sebagai Ketua Tim Koordinasi. Sebagai wakil, Jokowi menetapkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi alias Luhut Binsar Panjaitan.

Kemudian, tim tersebut beranggotakan menteri perindustrian, menteri keuangan, menteri badan usaha milik negara, menteri pekerjaan umum dan perumahan rakyat, dan menteri investasi/ kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal.

Baca Juga : Mantan Relawan Desak Jokowi Segera Bertobat

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru