Menuju Pilpres 2024
Dicalonkan Jadi Cawapres Ganjar, Yenni Wahid: Indonesia Masih Berduka
Putri dari Presiden RI ke-4, Gus Dur belum mau berkomentar banyak terkait usulan PSI yang menjadikannya wakil dari Ganjar Pranowo untuk maju dalam Pilpres 2024 mendatang.
PORTALMEDIA.ID, JAKARTA - Putri dari Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid, memberikan tanggapan terkait PSI yang mengusung dirinya menjadi cawapres di 2024 bersama Ganjar Pranowo.
Yenny mengatakan, saat ini Indonesia sedang dalam kondisi berduka atas insiden di Stadion Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang. Oleh sebab itu, ia enggan memberikan komentar.
"Kita masih berduka soal Kanjuruhan," kata Yenny singkat, dikutip dari kumparan. Selasa (4/10).
Baca Juga : Jokowi Pakai Passapu di Rakernas PSI
Sebelumnya PSI mengumumkan hasil polling Rembuk Rakyat yang telah dilakukan sejak Februari 2021. Hasilnya, PSI menetapkan pasangan Ganjar Pranowo dan Yenny Wahid sebagai capres-cawapres yang akan diusung dalam pilpres 2024.
Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie menilai Yenny Wahid mempunyai kualitas yang mumpuni sebagai sosok perempuan Islam yang dihormati dan memiliki pemikiran yang baik dalam isu sosial.
"Kombinasi Ganjar-Yenny Wahid kami anggap terbaik untuk melanjutkan kepemimpinan nasional. Inilah pasangan calon untuk capres-cawapres untuk mewujudkan Indonesia sebagai negeri yang adil dan toleran," kata Grace.
Baca Juga : Ahmad Ali Target PSI Bidik 60 Kursi DPR pada Pemilu 2029
Deklarasi capres-cawapres PSI ini diumumkan setelah deklarasi capres Partai NasDem yang mengusung Anies Baswedan Senin (3/10) pagi.
Bedanya, Anies dideklarasikan di NasDem Tower dihadiri Anies dan sejumlah elite NasDem. Sementara capres-cawapres yang diumumkan PSI itu secara virtual tak dihadiri kedua kandidat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News