Kasus Dugaan Tilap Uang Muncul lagi: Serupa SLV Travel di Awal, Laporan Korban tak Kunjung Diproses
Belum usai kasus SLV Travel menjadi perbincangan, kini muncul lagi kasus tilap uang yang hampir sama. Tak terlalu jauh, kasus dengan modus investasi saham ini, juga hampir sama dengan SLV Travel di awal-awal, laporan korban ke polisi tak kunjung diproses.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Belum juga selesai kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang dilakukan owner PT SLV Modern Travelindo atau SLV Travel menjadi perbincangan hangat di Makassar khususnya, muncul lagi, kasus tilap uang yang lain.
Tak terlalu jauh, kasus baru yang mencuat ini juga hampir mirip SLV travel di awal, yaitu dilaporkan namun tak kunjung ditangani oleh yang berwajib, alias lamban dalam penanganannya.
Adapun Modus penipuan yang menjerat korban, yaitu investasi saham dan diduga korban merugi nyaris setengah miliar.
Baca Juga : Dorong Iklim Investasi, Appi Launching Woodland Residence di Antang
Salah satun korban, yakni Agung (nama samaran) menceritakan kisahnya yang terpengaruh investasi hingga merugi ratusan juta rupiah. Oleh karena itu, Agung pun melaporkan kejadian itu ke Mapolrestabes Makassar.
Agung melaporkan kejadian yang menimpanya sejak Rabu, 20 April 2022 lalu, namun nampaknya polisi belum berniat serius dalam menangani kasus tersebut.
"Yang saya permasalahkan bukan kegiatan tradingnya, tapi uang saya. dan tidak lagi nyambung apa yang diperkarakan dengan tanggapan polisi. Ini sudah Oktober sudah beberapa bulan sejak laporan saya masukkan," ujar Agung mengawali ceritanya kepada Portalmedia, Rabu (12/10/2022) malam.
Baca Juga : Dubes RI untuk Kuwait dan Wagub Sulsel Bahas Ketenagakerjaan hingga Investasi
Terlapor dalam aduan Agung tersebut yakni pria bernama Puput Hendra Wijaya. Agung yang menghubungi Portalmedia mengatakan, awalnya ia terpengaruh lantaran postingan Puput Hendra Wijaya di akun media sosialnya.
"Karena kan selalu posting ceritanya kemarin toh. Ada orang ikut sama dia, ada yang dia kasih kembali. Karena mempromosikan ceritanya. Dan bikin story di IG (Instagram). Jadi saya hubungi, ajak ketemuan lalu deal dan transfer ke dia," lanjut Agung.
Agung mengungkapkan, ia mulai melakukan investasi saham pada Desember 2021 lalu. Di situ dia, menyetorkan dana kepada Puput Hendra Wijaya sebesar Rp 650 juta.
Baca Juga : Komisi XI Minta Pemerintah Perkuat Strategi Investasi untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi 2026
Kata Agung, dana yang disetornya itu dijanjikan bakal kembali dengan nilai fantastis Rp 820 juta. Seiring waktu dana itu dikembalikan tapi sudah tidak sesuai dengan janji Puput Hendra Wijaya. Akibatnya Agung merugi hingga Rp 400 juta lebih.
"Janjinya 2 bulan seharusnya dia kasih kembali uang saya di 26 Februari 2022. Saya sudah menagih di situ. Dia selalu beralasan dan sampai sekarang mi. Akhirnya 14 Maret dia kasih kembali 100 lalu dikasih lagi 50. Terakhir itu di tanggal 28 April 2022," bebernya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News