Tidak Terima Suaminya Disebut Pemabuk, Istri Pilot Batik Air yang Dikeroyok di Turkish Airlines: Tolong Jangan Main Hakim Sendiri

ist

Puti tidak terima jika suaminya diberitakan pemabuk. Puti bilang Jhon adalah pria yang sangat soleh.

PORTALMEDIA.id  - Puti Intan Ageyani, istri dari WNI yang mengamuk di Turkish Airlines, membantah suaminya mabuk dalam insiden itu. Olehnya ia meminta agar nama baik suaminya dikembalikan.

Puti adalah istri dari Muhammad John Jaiz Boudewijn atau disebut MJ (48), yang ternyata pilot Batik Air. Jhon yang sedang cuti dari tugas saat terbang bersama Turkish Airlines TK-56 rute Turki-Jakarta pada Selasa (11/10/2022) mengamuk. Informasi dari petugas Turkish Airlines di Bandara Soekarno Hatta Jhon mabuk.

Video Jhon mendorong pramugari viral di media sosial. Dari sejumlah keterangan aksi itu dihentikan penumpang lain hingga seolah-olah dia dikeroyok.

Baca Juga : Bercanda Bawa Bom, Penumpang Batik Air Diturunkan di Bandara Soetta

Pesawat itu kemudian mendarat darurat di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. Jhon diturunkan.

Puti tidak terima jika suaminya diberitakan pemabuk. Puti bilang Jhon adalah pria yang sangat soleh.

"Kita tidak terima kalau dikatakan suami saya mabuk ya karena dia jauh sekali dari alkohol, dia suami yang sangat sangat soleh," kata dia.

Baca Juga : Gandeng Batik Air, Bapenda Makassar Ingatkan Pentingnya Bayar Pajak

"Saya hanya ingin mengklarifikasi nama baik itu ya supaya suami saya ya nggak nggak terlihat buruk. Masa dibilang pemabuk," kata dia.

Saat mendapat kabar insiden yang melibatkan suaminya itu terjadi, Puti langsung terbang ke Medan untuk mendampingi suaminya. Ya, setelah keributan pecah, Jhon diturunkan di Bandara Kualanamu, kemudian dibawa berobat oleh petugas kantor kesehatan pelabuhan (KKP) ke rumah sakit.

Puti juga menyayangkan adanya pengeroyokan terhadap suaminya. Dia tidak habis pikir ada aksi pemukulan tersebut.

Baca Juga : Pilot Batik Air Tertidur 28 Menit Saat Terbang Kendari-Jakarta

"Dari kalau keluarga sih yang disayangkan kenapa ya siapapun atau apapun masalahnya di atas di pesawat tidak semestinya main hakim sendiri," kata Puti.

"Yang penting kenapa harus membuat orang itu teraniaya bahkan beramai-ramai menyiksa dia. Itu aja yang saya sebagai seorang istri sangat menyesalkan," dia menambahkan.

Akibat pengeroyokan itu, suaminya harus mendapat perawatan di rumah sakit. Ia menyebut suaminya mengalami patah tulang rusuk dan luka sobek di kepala.

Baca Juga : Kemenhub Tegur Keras Batik Air Soal Pilot yang Tidur Saat Terbangkan Pesawat

"Saya sedih gitu sebagai istri nama baik suami saya terancam seperti itu. Saya cuma minta klarifikasi aja. Suami saya hanya membela diri kok gitu aja sebagai seorang muslim yang mencoba menjadi seorang muslim yang baik," ujarnya sambil menangis.

"Udahlah tolong bersihkan nama suami saya. Suami saya bukan pemabuk dan tolong jangan main hakim sendiri," ujar Puti.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru