Menuju Pilgub Sulsel 2024
Pengamat Politik Prediksi Ada 8 Cagub Sulsel 2024, Sudirman Sulaiman tak Masuk
Pengamat Politik Sulsel, Arqam Azikin memprediksi akan ada 8 tokoh yang akan maju dalam kontestasi Pilgub Sulsel 2024. Namun, dari kedelapan nama tersebut, tak ada nama Andi Sudirman Sulaiman.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Pakar Politik dan Kebangsaan, Arqam Azikin memprediksi akan ada delapan calon gubernur (cagub) yang akan maju sebagai kontestasi dalam Pilgub 2024 mendatang.
Arqam merinci kedelapan politikus tersebutn yaitu, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, kedua ada Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, dan Bupati Lutra Indah Putri Indriani.
Selanjutnya ada Anggota DPR RI sekaligus Ketua Nasdem Sulsel Rusdi Masse, Anggota DPR RI serta Ketua Gerindra Sulsel Andi Iwan Darmawan Aras, ex Pangdam XIV Hasanuddin Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki alias Panglimata', dan terakhir mantan Wali Kota Makassar 2 Periode (2004-2014), Ilham Arief Sirajuddin.
Baca Juga : Melalui Akun Pribadi, Ilham Arief Sirajuddin Sampaikan Permohonan Maaf
Lebih lanjut, mantan aktivis ini mengungkapkan bahwa prediksinya ini sewaktu-waktu bisa saja berubah tergantung dari kerja para tokoh dan timnya.
"Apa ini bertahan ya silahkan, mereka kan punya tim kerjanya untuk itu," ungkapnya kepada Portal Media ketika ditemui belum lama ini.
Namun, nama Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman tak masuk dalam radarnya.
Baca Juga : IKA Unhas Tambah Enam Ketua Baru, Amran Sulaiman Tekankan Pengabdian Alumni
"8 ini yang muncul, namanya (Andi Sudirman Sulaiman) tidak muncul," tegasnya.
Menurutnya, Andi Sudirman Sulaiman kurang populer dan harus mengevaluasi diri sebagai seorang kepala daerah. "Kalau dia mau maju, ya evaluasi kinerja," sambungnya.
Atau ia juga memprediksi bahwa kakak kandung dari Gubernur Andalan yaitu Andi Amran Sulaiman yang bakal meneruskan tongkat estafet menjadi 01 Sulsel.
Baca Juga : BPP KKSS Siap Gelar Mukernas dan HUT ke-49 di Makassar November 2025
"Atau memang, pak Amran yang maju bukan adiknya lagi (Sudirman Sulaiman), bisa saja terjadi karena saya lagi baca tanda-tanda hasil ketemu teman-teman di bawah secara komunikasi politik kualitatif ada kecendrungan nama Pak Amran itu di Calon Gubernur, dibanding Andi Sudirman," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News