Miris Oknum ASN Takalar Aniaya hingga Rudapaksa Mantan Istri di Depan Anak
Seorang wanita berinisial JM mengaku mengalami penganiayaan dan pelecehan seksual dari mantan suaminya yang juga merupaka ASN Dinas PU Takalar. Kasus ini tengah dalam masa penyelidikan Polsek Panakukkang.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR- Sungguh malang nasib seorang wanita berinisial JM (30). Ia mengaku telah menjadi korban kekerasan hingga pemerkosaan yang diduga dilakukan oleh mantan suaminya sendiri yang merupakan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Takalar.
Wanita asal Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa tersebut mengatakan, mengalami kejadian miris itu saat berada di Hotel Amaris, Jalan Hertasning, Kota Makassar, pada Minggu (16/10/2022) kemarin.
JM menuturkan, saat itu dirinya sedang berada di kamar 305 lantai 3 Hotel, bersama seorang teman wanitanya dan juga anaknya yang masih berumur 2 tahun 5 bulan.
Baca Juga : ASN di Sulsel Kerja Fleksibel saat Akhir Tahun
Mantan suami JM yakni Abdul Wahab yang mengetahui keberadan JM akhirnya mendatangi kamar tersebut.
"Saya ditendang dan ditinju oleh mantan suami saya, mulai dari dalam kamar hotel, sampai ke lobi, baru di dapannya anakku saya dianiaya, sampai-sampai anakku menangis histeris melihat kejadian itu," ungkap JM dalam keterangannya.
Parahnya lagi, JM sebelum dianiaya, ia sempat dirudapaksa oleh mantan suaminya sendiri di depan mata sang buah hati.
Baca Juga : Bupati Gowa Sebut Tidak Ada Hutan Gundul, Pemkab Siap Tanam Puluhan Ribu Pohon Cegah Bencana
"Saya meronta-ronta, dan berteriak minta tolong di hotel saat saya di perkosa, tapi tidak ada yang tolong, temanku saat itu berada di lantai bawah. Saya diperkosa sambil dianiaya, saya tidak bisa berbuat apa-apa, karena kamar hotel dia kunci, kedua tangan saya ditindis, dan anak saya yang melihat, menangis histeris," kata JM.
JM menjelaskan, kedatangan mantan suaminya itu bermula saat anaknya sering mencari ayahnya (pelaku), apalagi saat anaknya sakit, sering menyebut nama sang ayah.
JM kemudian mendapat saran dari teman wanitanya untuk memanggil mantan suaminya itu untuk menjenguk anaknya, dengan harapan anaknya bisa melepas rindu.
Baca Juga : Panen Raya Padi di Bontonompo, Gowa Target Jadi Lumbung Pangan Mandiri
"Saya terpaksa terima saran teman saya, karena anak saya terus mencari bapaknya, apalagi kalau sakit, pasti panggil bapak terus, saya harap dengan ketemu bapaknya bisa melepas rindu, ternyata saya justru mendapat perilaku kasar dan pelecehan seksual," terangnya.
Awalnya ia berharap akan mempertemukan anaknya dengan mantan suaminya itu di lobi hotel, namun ia salah perhitungan.
Mantan suaminya justru lansung naik ke lantai 3 kamar hotel tersebut dan lansung masuk ke kamar.
Baca Juga : Tujuh Hari Tidak Ada Tanda, Pencarian Terhadap Lansia di Gowa Resmi Dihentikan
Sementara dua orang temannya yang melihat kedatangan pelaku langsung keluar kamar, menuju lantai bawah di lobi hotel.
Korban sendiri mengaku telah bercerai secara resmi di Pengadilan Agama Sungguminasa, Kabupaten Gowa, pada 26 Agustus 2020 lalu.
"Saya sudah sering disiksa begini saat masih sama, tapi saya pikirkan anakku yang masih kecil, sehingga tetap bertahan," bebernya.
Kini kasus penganiayaan yang dialaminya telah resmi dilaporkan ke Polsek Panakukang Makassar. Polisi pun sementara melakukan penyelidikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News