Ledakan Besar Kembali Terjadi, Drone Kamikaze Bombardir Kyiv

drone 'Kamikaze' asal Iran

Ukraina segera mungkin membutuhkan lebih banyak sistem pertahanan udara.

PORTALMEDIA.ID -- Suara ledakan besar serta kepulan asap tebal kembali menyelimuti Ukraina, setelah mendapat serangan dari pesawat tak berawak (drone) Kamikaze yang diluncurkan Rusia pada Senin (17/10/2022).

Sirine keamanan berbunyi kencang saat tiga ledakan dari drone Kamikaze terdengar dan menghantam beberapa bangunan di pusat kota.

Dimuat BBC, Wali kota Vitalii Klitschko mengatakan bangunan tempat tinggal di daerah pusat Shevchenkivskiy telah dibombardir sekitar pukul 07:00 waktu setempat.

Baca Juga : Iran Gelar Pertemuan Tingkat Tinggi dengan Rusia dan Tiongkok, Isu Nuklir Jadi Fokus Utama

Klitschko mengatakan tim penyelamat berada di lokasi, dan meminta penduduk setempat untuk mengungsi di tempat penampungan.

Kepala kantor Presiden Zelensky, Andriy Yermak telah mengkonfirmasi bahwa serangan itu berasal dari drone kamikaze dan menyerukan bahwa Ukraina segera mungkin membutuhkan lebih banyak sistem pertahanan udara.

Serangan tersebut terjadi hanya sepekan setelah Rusia pertama kalinya menghantam Kyiv dengan rudalnya di jam-jam sibuk hingga menewaskan 19 orang.

Baca Juga : Medvedev Sebut Sejumlah Negara Siap Pasok Senjata Nuklir ke Iran, Peringatkan AS soal Perang Besar

Presiden Rusia, Vladimir Putin beralasan bahwa serangan minggu lalu merupakan bagian dari pembalasan atas pengeboman jembatan Rusia-Krimea.

Drone Kamikaze yang didapatkan Rusia dari Iran merupakan drone bunuh diri atau dikenal sebagai loitering munition karena mampu menunggu beberapa saat di area yang diidentifikasi sebagai target potensial dan hanya menyerang setelah musuh teridentifikasi.

Keunggulan drone Kamikaze dibanding yang lainnya adalah ukurannya yang kecil, portabel dan dapat dengan mudah diluncurkan. Mereka juga sulit untuk dideteksi dan dapat ditembakkan dari jarak jauh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru