Realistis di Pileg 2024, Demokrat Sulsel Bidik 15 Persen Suara

Penulis : wiwi amaluddin
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Demokrat Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Januar January Dharwis/Ist

Legislator DPRD Sulsel itu mengatakan gejolak internal tidak akan mengganggu Demokrat di 2024.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR-- Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPD Demokrat Sulsel, Andi Januar January Dharwis membidik raihan suara pada pemilihan legislatif (Pileg) 2024 mendatang sebesar 15 persen baik di kota, provinsi hingga DPR RI.

Angka tersebut menurutnya cukup realistis bisa diraih Demokrat."Tapi kami juga sangat realistis disini untuk menargetkan minimal semua daerah pemilihan terisi dan di pusat," ungkapnya ketika ditemui Portal Media di Gedung DPRD Sulsel, Selasa (18/10/2022).

Ia berharap semua daerah pemilihan (Dapil) dapat terisi, bahkan menambah kursi yang sebelumnya hanya satu ditingkatkan menjadi dua kursi setiap dapil.

Baca Juga : DPRD Sulsel dan Pemprov Bahas Kejelasan Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan

"Kami tidak pernah sesumbar untuk menyatakan bahwa kami target ketua ini ketua itu, kami sangat menyakini bahwa semua kembali ke ekspektasi dan kepercayaan diri," sambungnya.

Demokrat Sulsel kata dia dalam waktu dekat ini akan membuka pendaftaran bagi para Calon Legislatif (Caleg) untuk Pileg 2024, untuk itu Januar sapaannya mengatakan bahwa Demokrat Sulsel akan menciptakan benchmarking sediri agar punya pembeda dan identitas sendiri di mata publik khusunya Sulsel.

"Bahwa kami memang bisa dipertimbangkan agak berbeda dengan produk-produk partai politik lainnya," bebernya.

Baca Juga : SBY Desak Peran Aktif PBB Cegah Ancaman Perang Dunia Baru

Terkait dengan gejolak internal DPD Demokrat Sulsel hingga membuat sejumlah kader hengkang. Sebut saja mantan Walikota Makassar dua periode, Ilham Arief Sirajuddin (IAS). Disusul pemecatan 3 ketua DPC yaitu Barru, Maros dan Takalar oleh Ketua DPD Demokrat Sulsel, Ni'matullah.

Kondisi ini dinilainya tidak akan mempengaruhi persiapan Demokrat di Pileg 2024 mendatang. Legislator DPRD Sulsel itu mengatakan gejolak internal ini tidak akan mengganggu Demokrat di Pileg 2024.

"Sama sekali tidak menganggu, karena namanya rekonsilidasi itu dilakukan di semua tingkatan, saya kira di partai manapun terjadi putus jaringan, ketika putus jaringan ya kami sambung dengan tali yang lebih kuat," terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru