Ratusan Nelayan di Selayar Ikut Pelatihan Diklat BSTKLM dan SKK 60 Mill
Diklat ini diperlukan untuk meningkatkan kualitas SDM masyarakat Selayar di sektor kelautan.
PORTAL MEDIA.ID,KEPULAUAN SELAYAR - Diklat Basic Safety Training kapal Layar Motor (BSTKLM) dan Surat Keterangan Kecakapan (SKK) 60 Mil Angkatan XXVII, diikuti oleh rarusan nelayan di Selayar. Kegiatan ini bakal berlangsung selama 7 hari, mulai 24 - 29 Oktober 2022.
Wakil Bupati Selayar, Saiful Arif mengatakan, BSTKLM ini guna memberikan pengetahuan dan keterampilan akan pentingnya keselamatan transportasi diketahui oleh para nelayan.
"Terselenggaranya diklat ini diharap bisa membawa dampak baik untuk masyarakat. Sebagaimana kita tahu bahwa Kabupaten Kepulauan Selayar memiliki garis pantai yang sangat luas dengan berbagai potensi didalamnya,"kata Saiful saat membuka kegiatan.
Baca Juga : Kepulauan Selayar Diguncang Gempa Magnitudo 4,1, Warga Berlarian Keluar Rumah
Oleh karena itu, diklat pemberdayaan ini adalah hal penting sebagai salah satu upaya untuk memberi peningkatan sumber daya manusia (SDM) di bidang kelautan khususnya kapasitas dan keselamatan nelayan dalam mendukung pekerjaan sehari-harinya dilaut.
"Kegiatan yang dikuti nelayan dan pelaut kapal tradisional ini mampu meningkatkan kemampuan dan wawasan dalam penerapan aturan dan keselamatan berlayar," harapnya.
Sementara itu Direktur Politeknik Pelayaran Barombong, Abu Bakar, mengatakan diklat ini diperlukan untuk meningkatkan kualitas SDM masyarakat Selayar di sektor kelautan.
Baca Juga : Ketua DWP Selayar: Karakter Perempuan Selayar yang Ulet Modal Besar Jadi Wirausaha
"Basic safety training adalah pelatihan dasar keselamatan yang diwajibkan bagi siapapun yang mengoperasikan kapal pelayaran motor " terangnya
Dengan adanya diklat ini, Abu berharap wawasan, keterampilan dan pengetahuan nelayan dan pelaut dalam wilayah Kepulauan Selayar dapat meningkat serta bisa meminimalisir kecelakaan pelayaran.
Abu Bakar juga menyampaikan apresiasi atas tingginya antusias masyarakat untuk mengikuti diklat ini, tercatat 100 nelayan dan pelaut kapal tradsional ikut berpartasi sebagai peserta diklat.
"Semoga Pelaksanaan diklat ini mampu membawa perubahan yang baik bagi nelayan sebagai salah satu sasaran dalam upaya pembangunan pada sektor kelauatan khususnya perikanan" pungkasnya.
Pada Pembukaan kegiatan diklat ini juga dilakukan penandatanganan kerjasama antara Politeknik Pelayaran Barombong dengan KUPP Kelas III Selayar dan KUPP Kelas III Jampea.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News