Penjualan Meningkat, Harga Ayam di Maros Diklaim Stabil

Suasana pasar subuh Maros, Sabtu (9/7/2022).

Meski penjualan ayam di Maros meningkat pesat jelang Idul Adha, pedagang mengaku harga yang dipatok tidak jauh berbeda dari hari biasanya.

PORTALMEDIA.ID, MAROS – Hari raya selalu identik dengan pembelian daging. Salah satunya daging ayam, yang selalu diminati masyarakat.

Pada perayaan Idul Adha tahun ini, penjualan ayam di Kabupaten Maros meningkat pesat dari hari biasanya. Menurut salah satu pedagang ayam di Pasar Subuh Maros, Darwis, penjualannya meningkat hingga 400 persen.

Darwis mengaku, penjualannya di hari biasa hanya sekitar 50-60 ekor. Menjelang Idul Adha penjualannya meningkat pesat mencapai 200-300 ekor per harinya.

Baca Juga : Wali Kota Makassar dan Ribuan Warga Akan Laksanakan Salat Idul Adha di Lapangan Karebosi

"Saya juga kaget karena baru kali ini penjualan sangat banyak. Padahal ini bukan perayaan Idul Fitri. Biasanya lebaran yang ramai orang beli,"ungkap Darwis saat ditemui Portal Media di Pasar Subuh Maros, Sabtu (9/7/2022).

Untuk harga sendiri, kata Darwis, tidak ada kenaikan yang signifikan dari harga biasanya. Harga normal ayam sebelum puncak hari raya berkisar di Rp 60.000-an, sedangkan menjelang hari raya hanya naik Rp 10.000-an atau dijual seharga Rp70.000 - 75.000 per ekor.

"Harga ini tidak jauh beda dari hari-hari biasanya. Harga yang naik pun tergantung dari beratnya ayam,"terang Darwis.

Baca Juga : Ketersediaan Pangan Sulsel Cukup untuk Idul Adha, Stok Beras Aman 384 Hari

Tak hanya ayam, permintaan kebutuhan lainnya juga meningkat pesat menjelang hari raya Idul Adha. Misal, buras dan ketupat.

Panganan khas di hari raya ini, diakui Sunnia, pedagang buras dan ketupat di Maros, mengalami peningkatan penjualan di hari raya tahun ini.

"Dari hari senin itu banyak sekalimi yang pesan buras sama ketupat, ini saja yang saya bawa dari rumah jam 07.00 tadi habis semuami dan ada lagi yang pesan untuk besok. Harganya tetap sama 5 ribu dapat 3 biji,"ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru