Survei Litbang Kompas: Suara Pemilih PDIP dan Golkar Menurun di Kalangan Generasi Z
Survei litbang Kompas mengungkapkan suara pemilih Golkar dan PDIP menurun di generasi Z.
PORTALMEDIA.ID, JAKARTA - Berdasarkan hasil survei Litbang Kompas Oktober 2022, PDI Perjuangan dan Partai Golkar nyaris kehilangan suara pemilih generasi Z atau di kalangan pemilih berusia 17 hingga 25 tahun.
Elektabilitas Golkar, sebagaimana dikutip portalmedia.id dari liputan6.com, di kalangan pemilih generasi Z saat ini berada di level 3,9 persen, sebelumnya pada Juni 2022 sebanyak 9,5 persen.
Sementara PDIP pada Oktober 2022 memperoleh 19 persen, yang mana sebelumnya pada Juni 2022 mendapatkan 20,4 persen.
Baca Juga : PSI Berambisi Kuasai Basis PDIP, Hasto: Masih Terlalu Dini
Hal serupa juga dialami PAN, pada Oktober 2022 mendapatkan 3,3 persen, padahal pada Juni 2022 memperoleh 4,4 persen.
Namun, Partai Demokrat mengalami tren peningkatan yang cukup signifikan. Yang mana, pada Juni 2022 mendapatkan 15 persen, dan pada Oktober 2022 meraih 18,4 persen.
Tak hanya Demokrat, Partai Perindo pun memperlihatkan tren meningkat yang cukup tajam. Pada Juni 2022, Partai Pimpinan Hary Tanoesoedibjo itu hanya memperoleh 4,4 persen, namun pada Oktober 2022 mampu mendapatkan 8 persen suara pemilih generasi Z.
Baca Juga : Keluarkan Surat Edaran, PDIP Ingatkan Kader Tidak Salah Gunakan Wewenang
PKS dan Partai NasDem juga mengalami tren peningkatan, yang mana PKS mendapatkan 5,6 persen sebelumnya hanya 4,1 persen. Sementara, NasDem 4,5 persen sebelumnya 3,7 persen.
Metode Survei Tatap Muka
Untuk diketahui, survei Litbang Kompas ini diselenggarakan pada 24 September-7 Oktober 2022 secara tatap muka.
Sebanyak 1.200 responden dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi.
Baca Juga : Rayakan HUT ke-53, PDIP Luncurkan Maskot Baru Banteng Barata
Dengan menggunakan metode ini, survei berada di tingkat kepercayaan 95 persen, margin of error penelitian sebesar kurang lebih 2,8 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News