Capaian Imunisasi Anak Usia PAUD Terkendala, Dinkes Makassar Tempuh Langkah Ini
Editor : Rahma
Sub Koordinator Surveilans dan Imunisasi Dinkes Makassar, Zakiah Darajat saat menyampaikan materi di Rapat Koordinasi/ (Portal Media/Rahma)
Program Imunisasi Kejar merupakan upaya mengoptimalkan capaian imunisasi pada anak di bawah lima tahun.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR- Capaian imunisasi pada anak usia PAUD (lima tahun ke bawah) masih menjadi kendala di Kota Makassar. Guna memaksimalkan pemberian imunisasi anak di usia PAUD sejumlah langkah pun ditempuh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar.
Sub Koordinator Surveilans dan Imunisasi Dinkes Makassar, Zakiah Darajat mengungkapkan, proses pelaporan dan pencatatan menjadi kendala dalam mengoptimalkan pemberian imunisasi pada anak usia PAUD.
Sehingga yang harus dibenahi kata Zakiah adalah Buku Kesehatan Ibu dan Anak (Buku KIA) yang di dalamnya harus ke jenjang anak usia PAUD.
" Pencatatan di buku KIA itu sekarang hanya sampai pemberian imunisasi dasar, dimana dicatatkan ketika masih bayi atau hanya sampai 9 bulan. Ini yang banyak disalahpahami orang tua, dianggap imunisasi hanya sampai disitu,"katanya.
Olehnya banyak orang tua yang abai memberikan imunisasi saat anak sudah menginjak usia PAUD. Kondisi ini sebagaimana diungkapkan Zakiah pada Rapat Koordinasi Pelaksanaan Program Peningkatan Imunisasi pada Anak Usia PAUD dengan melibatkan sejumlah stakeholder di Kota Makassar, Rabu 8 November yang berlangsung di Hotel Claro.
Olehnya, Dinkes Kota Makassar melakukan upaya agar pemberian imunisasi anak di usia PAUD tetap bisa mencapai target, salah satunya dengan menyasar 10 PAUD di Makassar untuk program Imunisasi Kejar.
Zakiah menjelaskan, Program Imunisasi Kejar merupakan upaya mengoptimalkan capaian imunisasi pada anak di bawah lima tahun.
"Kita butuh komitmen bersama dalam pelaksanaan imunisasi pada wilayah intervensi, salah satunya di sekolah PAUD,"katanya.
10 PAUD yang menjadi sasaran program yaitu, PAUD Masagena, Rappocini, TK Pertiwi Setda Sulsel, TPA Inang Matutu Rappocini, TK Rahma Rappocini, TK Kartika XX-11 Sulsel, TK Dua Putra Biringkanaya, TK Rama Panakkukang, TK Handayani PAI, TK Bhayangkari 01 Ujung Pandang, dan TK Aisyiyah Mamajang.
"Harapannya PAUD yang lain bisa mengikuti, jadi kita lakukan skrining 10 PAUD untuk awal yang lebih humanis, sehingga kedepan semua PAUD dari total 564 PAUD di Makassar bisa mengikuti,"sebutnya.
Diketahui, penguatan imunisasi pada anak usia PAUD di Makassar ini juga mendapat dukungan penuh dari UNICEF dan Yayasan Gaya Celebes (YGC) Kota Makassar.
Program Manager YGC, Rahmannur Syam mengatakan, tiga daerah yang dipilih tersebut dalam mengoptimalkan imunisasi pada anak karena telah menjadi kategori PAUD HI (Holistik Integratif) yang sebelumnya telah memperoleh pembelajaran terpadu dari Dinas Pendidikan.
Dimana dalam pembelajaran HI meliputi kesehatan gizi, pendidikan, perlindungan, pengasuhan, dan kesejahteraan.
"Program ini merupakan bentuk sinergi bersama, sebab permasalahan kesehatan tidak harus diselesaikan dari fasilitas dan layanan kesehatan,"katanya.
Sub Koordinator Surveilans dan Imunisasi Dinkes Makassar, Zakiah Darajat mengungkapkan, proses pelaporan dan pencatatan menjadi kendala dalam mengoptimalkan pemberian imunisasi pada anak usia PAUD.
Sehingga yang harus dibenahi kata Zakiah adalah Buku Kesehatan Ibu dan Anak (Buku KIA) yang di dalamnya harus ke jenjang anak usia PAUD.
" Pencatatan di buku KIA itu sekarang hanya sampai pemberian imunisasi dasar, dimana dicatatkan ketika masih bayi atau hanya sampai 9 bulan. Ini yang banyak disalahpahami orang tua, dianggap imunisasi hanya sampai disitu,"katanya.
Olehnya banyak orang tua yang abai memberikan imunisasi saat anak sudah menginjak usia PAUD. Kondisi ini sebagaimana diungkapkan Zakiah pada Rapat Koordinasi Pelaksanaan Program Peningkatan Imunisasi pada Anak Usia PAUD dengan melibatkan sejumlah stakeholder di Kota Makassar, Rabu 8 November yang berlangsung di Hotel Claro.
Olehnya, Dinkes Kota Makassar melakukan upaya agar pemberian imunisasi anak di usia PAUD tetap bisa mencapai target, salah satunya dengan menyasar 10 PAUD di Makassar untuk program Imunisasi Kejar.
Zakiah menjelaskan, Program Imunisasi Kejar merupakan upaya mengoptimalkan capaian imunisasi pada anak di bawah lima tahun.
"Kita butuh komitmen bersama dalam pelaksanaan imunisasi pada wilayah intervensi, salah satunya di sekolah PAUD,"katanya.
10 PAUD yang menjadi sasaran program yaitu, PAUD Masagena, Rappocini, TK Pertiwi Setda Sulsel, TPA Inang Matutu Rappocini, TK Rahma Rappocini, TK Kartika XX-11 Sulsel, TK Dua Putra Biringkanaya, TK Rama Panakkukang, TK Handayani PAI, TK Bhayangkari 01 Ujung Pandang, dan TK Aisyiyah Mamajang.
"Harapannya PAUD yang lain bisa mengikuti, jadi kita lakukan skrining 10 PAUD untuk awal yang lebih humanis, sehingga kedepan semua PAUD dari total 564 PAUD di Makassar bisa mengikuti,"sebutnya.
Diketahui, penguatan imunisasi pada anak usia PAUD di Makassar ini juga mendapat dukungan penuh dari UNICEF dan Yayasan Gaya Celebes (YGC) Kota Makassar.
Program Manager YGC, Rahmannur Syam mengatakan, tiga daerah yang dipilih tersebut dalam mengoptimalkan imunisasi pada anak karena telah menjadi kategori PAUD HI (Holistik Integratif) yang sebelumnya telah memperoleh pembelajaran terpadu dari Dinas Pendidikan.
Dimana dalam pembelajaran HI meliputi kesehatan gizi, pendidikan, perlindungan, pengasuhan, dan kesejahteraan.
"Program ini merupakan bentuk sinergi bersama, sebab permasalahan kesehatan tidak harus diselesaikan dari fasilitas dan layanan kesehatan,"katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berikan Komentar
Berita Terbaru