Kian Menakutkan, Pak Ogah di Makassar Keroyok dan Ancam Pengendara dengan Parang

Penulis : Reza Rivaldi
Ilustrasi/Int

Tidak hanya diancam dengan senjata tajam jenis parang, dirinya juga menjadi korban pengeroyokan para pak ogah tersebut.

PORTALMEDIA, ID. MAKASSAR-- Pak ogah kini kian menjadi momok meresahkan bagi warga di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Bagaimana tidak, mereka sudah mempersenjatai dirinya dengan senjata tajam hingga melakukan aksi pengeroyokan.

Seperti yang dialami seorang pria bernama Rahmat Syukri (30). Pria yang berprofesi sebagai driver online ini diduga diancam oleh beberapa pak ogah saat hendak memutar kendaraannya tepatnya di depan SPBU Cokrominoto di bilangan Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, Sulsel, pada Rabu (9/11/2022).

Menurut keterangan Rahmat, tak hanya diancam dengan senjata tajam jenis parang, dirinya juga menjadi korban pengeroyokan para pak ogah tersebut.

Baca Juga : Pengendara Wanita Jadi Korban Pelecehan Seksual Pak Ogah di Makassar

Rahmat menceritakan, berawal saat dirinya dari arah wilayah Daya hendak menuju Kota Makassar. Namun pada saat tiba di TKP, pelaku langsung memukul mobil korban di bagian belakang kiri. Korban pun berhenti guna menanyakan mengapa para pak ogah itu memukul mobilnya.

"Kemudian saya turun dari mobilnya dan menanyakan kepada terduga pelaku, kenapa ko pukul mobil ?," kata Rahmat wartawan.

Tanpa banyak bicara, pelaku yang belum diketahui identitasnya langsung mengangkat kerah baju Rahmat. Kemudian terduga pelaku langsung mengeluarkan sebilah parang, namun ditahan oleh korban menggunakan tangannya.

Baca Juga : Tak Terima Diajak Berhubungan Badan, Driver Ojol di Makassar Aniaya Costumer

"Karena saya tahan parangnya, menyebabkan luka gores pada jari tangan kiri dan luka gores dipaha sebelah kanan saya," ucap Rahmat.

Setelah itu lanjut Rahmat, terduga pelaku bersama dengan rekannya langsung melakukan pemukulan secara bersama-sama menggunakan tangan kosong yang mengenai kepala korban.

"Atas kejadian tersebut, saya sudah melaporkan di Kantor Polsek Tamalarea guna proses hukum lebih lanjut,"jelas Rahmat.

Baca Juga : Marak Pak Ogah di Makassar, Polisi Bakal Siagakan Petugas Jaga U-turn

Sementara itu, Kapolsek Tamalanrea, Kompol Syahruddin dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut. Kata dia, pihaknya kini masih melakukan pendalaman.

"Segera ditangani dan anggota sudah monitor," singkat mantan Kapolsek Tallo ini

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru