Usai Jadi Pemilik Twitter, Elon Musk Akan Diawasi Presiden AS

ist

Usai seorang jurnalis mempertanyakan posisi Musk terhadap keamanan nasional Amerika Serikat usai membeli Twitter.

PORTALMEDIA.ID -- Elon Musk akan mendapat pengawasan dari Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden. Seruan tersebut dilayangkan langsung oleh Joe Biden terhadap bos baru Twitter.

Presiden AS menyerukan untuk melakukan pengawasan terhadap Elon Musk usai seorang jurnalis mempertanyakan posisi Musk terhadap keamanan nasional Amerika Serikat usai membeli Twitter.

"Apakah menurut Anda, Elon Musk adalah ancaman bagi keamanan nasional AS? Dan haruskah AS menyelidiki akuisisi Twitter dengan pemerintah asing, termasuk Saudi?" tanya seorang jurnalis kepada Biden di Gedung Putih, seperti dikutip dari New York Post pada Jumat (11/11/2022).

Baca Juga : Daftar 10 Orang Terkaya Dunia per Desember 2025, Elon Musk Teratas

Biden menjawab bahwa kerja sama atau hubungan teknis Elon Musk dengan negara lain layak mendapatkan perhatian.

"Apakah dia melakukan sesuatu yang tidak pantas atau tidak, saya tidak bisa menjawab itu. Tapi saya menyarankan bahwa itu layak untuk diawasi," jawab Biden.

Sebagai salah satu pengusaha tersukses di dunia, Musk banyak menjalin hubungan dengan sejumlah negara. Ini terkait dengan strategi pengembangan bisnis yang dilakukan oleh Musk.

Baca Juga : Tesla Tawarkan Paket Gaji Rp 16,4 Kuadriliun untuk Elon Musk

Namun, kerja sama dengan asing dinilai sebagai sebuah ancaman jika Musk terlalu banyak memberi informasi kepada negara lain.

Selain itu, akuisisi Twitter yang dilakukan Musk belum lama ini juga menuai banyak kontroversi, salah satunya dengan mengaktifkan kembali akun Twitter mantan Presiden AS, Donald Trump.

Sebelum dibeli Twitter, perusahaan menonaktifkan akun Trump karena dianggap terlalu sering membuat cuitan kontroversi dan kegaduhan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru