Pertama di Indonesia, BULS Gandeng BUMDes dan Perbankan Kerjasama Pengembangan Sapi Wagyu
MoU pengembangbiakan sapi wagyu ini untuk meningkatkan populasi ternak sapi, volume daging sapi (absolut), kualitas daging, dan nilai ekonomi daging di Kabupaten Gowa melalui peningkatan populasi dan produksi sapi wagyu.
PORTALMEDIA.ID, GOWA - PT Berdikari United Livestock (BULS) menggandeng Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Perbankan untuk pengembangan sapi wagyu. Pengembangan sapi wagyu yang dilakukan di Kabupaten Gowa ini merupakan yang pertama di Indonesia.
Penandatanganan kerjasama dilakukan Direktur PT BULS, Irman Yasin Limpo, dengan sejumlah pihak terkait, di Kabupaten Gowa, Sabtu, 19 November 2022. Seperti Pemkab Gowa, Unhas, dan BIB Singosari. Penandatanganan disaksikan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan YL dan Direktur Utama PT Berdikari Harry Warganegara.
Harry mengungkapkan, MoU pengembangbiakan sapi wagyu ini untuk meningkatkan populasi ternak sapi, volume daging sapi (absolut), kualitas daging, dan nilai ekonomi daging di Kabupaten Gowa melalui peningkatan populasi dan produksi sapi wagyu.
Baca Juga : None Akan Beri Penghargaan 78 Tokoh di Gowa dan Takalar
Kerjasama PT BULS dengan BUMDes tentang pemeliharaan dan penjualan ternak sapi ini merupakan implementasi dari MoU antara PT Berdikari dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tetinggal dan Transmigrasi RI. Sedangkan kerjasama antara PT BULS dengan Bank Sulselbar tentang penawaran kredit UMKM kepada BUMDes dan/atau anggota BUMDes.
"Tujuannya agar tercipta sinergitas antara pelaku usaha dengan perbankan," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan penandatanganan kerjasama PT BULS dengan Dinas Peternakan Gowa tentang pemanfaatan Rumah Potong Hewan (RPH) Tamarunang. Hal ini merupakan implementasi MoU antara Pemerintah Kabupaten Gowa dengan PT Berdikari tentang Pengembangan Ternak Sapi Potong dan Pemasaran Produk Olahan pada tahun 2021 lalu.
Baca Juga : Mulai Hari Ini, Nikmati Promo Ramadhan di Gerai Daging Baji Minasa
"Kita ingin mengoptimalkan penggunaan sarana dan prasarana Rumah Potong Hewan Tamarunang Kabupaten Gowa, proses pengolahan dan pemasaran sapi potong, serta pengelolaan limbah ternak. Sehingga tercipta sinergitas yang baik diantara beberapa stakeholder dalam mendukung pemenuhan protein hewani bagi masyarakat dan kesehatan produk berdasarkan standar ASUH," jelasnya.
Turut hadir, Dirjen Peternakan Kementan RI, Dirjen Investasi dan Ekonomi Kementerian Desa, Dirut Bank Sulselbar, sejumlah pengusaha daging, serta Kepala Desa se Kabupaten Gowa. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News