Hari Kelima Pencarian Korban Longsor di Parang Loe Gowa, Jasad Bocah Ditemukan Sejauh 16 Kilometer

Penulis : Reza Rivaldi
Petugas tim SAR gabungan yang melakukan evakuasi terhadap jasad Muh Royan. Foto: ist

Tim SAR akhirnya menemukan korban terakhir yang dinyatakan hilang dalam longsor yang terjadi di wilayah Parang Loe, Malino, Gowa. Bocah bernama Muh Royan ini, ditemukan sekitar 16 km dari lokasi kejadian.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Bocah berusia 6 tahun bernama Muh Royan yang sempat dinyatakan hilang saat bencana tanah longsor melanda Kecamatan Parang Loe, Malino, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), akhirnya ditemukan setelah tim SAR gabungan melakukan pencarian selama lima hari lamanya. 

Jasad bocah malang ini ditemukan tim SAR gabungan pada Minggu (20/11/2022) sekira pukul 20:15 Wita malam tadi.

"Jenazah korban ditemukan sekitar 16 kilometer dari lokasi kejadian, dekat pintu air bendungan Bili-bili Gowa," jelas Kasi OPS Basarnas Sulsel, Risal dalam keterangannya, Minggu malam.

Baca Juga : Longsor Tutup Akses Sulsel-Sulteng, Bupati Irwan Turun Langsung

Risal menjelaskan, korban ditemukan setelah hari kelima tim SAR gabungan melakukan pencarian. Atas penemuan ini, total ada 7 korban yang dinyatakan meninggal dunia. Di mana diketahui bencana tanah longsor yang terjadi di dua dusun yakni Sapiria dan Kunyika, Kecamatan Parang Loe, Gowa pada Rabu (16/11/2022) lalu, mengakibatkan sejumlah orang dinyatakan hilang.

Semua Korban Hilang Telah Ditemukan

"Korban langsung dievakuasi dan diserahkan ke pihak DVI Polda Sulsel. Dengan hasil ini maka seluruh korban yang dilaporkan hilang telah ditemukan," kata Risal

Risal menyebut selama proses pencarian tersebut melibatkan puluhan Tim SAR gabungan berbagai unsur, mulai dari Basarnas, Polri, TNI, Pemda Gowa hingga Pemrpov Sulsel, serta organisasi potensi SAR lainnya ikut memberi dukungan dalam pencarian.

Baca Juga : Pemerintah Pusat Kirim Bantuan 40 Ton Beras untuk Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Sulsel

Selain itu, dua unit alat berat juga digunakan untuk membuka akses dan memindahkan material longsor di lokasi kejadian untuk membantu pencarian.

"Kita turut mengucapkan belasungkawa kepada seluruh keluarga korban, semoga diberi kekuatan dan kesabaran. Dan kepada seluruh unsur tergabung, diucapkan terima kasih atas dedikasinya selama lima hari dalam mencari dan mengevakuasi seluruh korban," tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, upaya pencarian korban tanah longsor yang menimpa Dusun Kunyika, Kecamatan Parang Loe, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) kini membuahkan hasil, pada Kamis (17/11/2022) siang.

Baca Juga : Tanah Longsor Hantam Jalan Penghubung Tana Toraja ke Toraja Utara

Tim SAR gabungan menemukan korban bernama Daeng Ngasseng (60) dan Jumriah (37) yang sempat dinyatakan hilang usai rumahnya tertimbun tanah longsor akhirnya ditemukan. Saat ditemukan tim gabungan TNI-Polri dan Basarnas Sulsel kondisi korban sudah meninggal dunia.

Tiga korban terdampak longsor sebelumnya ditemukan meninggal dunia diantaranya 1 korban atas nama Sunaria (38) di Dusun Kunyika dan 2 korban di Dusun Sapiria, yaitu Nuraeni (47) dan Nurhaya (24).

Ketiganya sudah dievakuasi dan diserahkan ke pihak keluarga. Dari data Basarnas Sulsel tim gabungan masih terus melakukan upaya pencarian terhadap dua orang lagi yang masih dinyatakan hilang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru