Jeddah Banjir Parah, Penerbangan Ditunda Hingga Sekolah Ditutup

ist

Masjidil Haram di Kota Mekkah juga diguyur hujan lebat.

PORTALMEDIA.ID -- Kota Jeddah, Arab Saudi, diterjang banjir parah menyebabkan dua orang tewas, Kamis (24/11) waktu setempat.

Banjir bandang di kota tersebut juga memaksa otoritas setempat menunda penerbangan di Bandara Internasional King Abdulaziz dan menutup sekolah-sekolah.

"Karena kondisi cuaca, keberangkatan sejumlah penerbangan terpaksa ditunda," demikian pernyataan otoritas bandara internasional King Abdulaziz dilansir CNN.

Baca Juga : 20 Tahun Koma, Pangeran Arab Saudi Meninggal Dunia

Kantor berita pemerintah melaporkan sebelum fajar sekolah-sekolah di kota itu akan ditutup untuk sementara karena diprediksi hujan akan berlanjut sepanjang hari.

Pemerintah regional Mekah menyebutkan sejauh ini dua orang meninggal dunia akibat banjir bandang di Kota Jeddah.

"Kami amat mengimbau seluruh warga agar tidak keluar rumah jika tidak ada urusan penting," demikian pernyataan pemerintah daerah Mekah, seperti dikutip dari AFP.

Baca Juga : Arab Saudi Perketat Visa Umrah, Wajib Sertakan Bukti Reservasi Hotel Berizin

Akibat banjir tersebut akses jalan dari Kota Jeddah menuju Kota Mekah yang biasa digunakan para jemaah haji sempat ditutup saat hujan lebat. Akses tersebut belakangan kembali dibuka usai situasinya dinilai aman.

Tampak sejumlah jalan terendam banjir bandang seperti sungai. Tak sedikit pula kendaraan yang terendam banjir.

Masjidil Haram di Kota Mekkah juga diguyur hujan lebat.

Baca Juga : 117 WNI Ditangkal Masuk dan Dipulangkan dari Arab Saudi

Salah satu televisi pemerintah, Al-Ekhbariya, menunjukkan dalam tayangan video singkat para jemaah umrah yang tengah tawaf di Ka'bah diguyur hujan lebat.

Otoritas setempat saat ini terus memantau perkembangan terkait banjir di Kota Jeddah hingga Kota Mekah dan sekitarnya akibat hujan lebat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru