Temui ITPC, Kadin Gowa Perkenalkan Potensi Usaha Impor Ekspor di Kota Jeddah
Kadin Gowa dibawah pimpinan Ardiansyah Arsyad memperkenalkan potensii bisnis di Sulawesi Selatan yang dapat dikembangkan di Arab Saudi
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR- Setelah melakukan pertemuan dengan pengusaha Arab Saudi di Madinah pada 21 November lalu, kini rombongan Kadin Gowa melanjutkan kunjungan ke Kantor Perwakilan Perdagangan Indonesia di Kota Jeddah.
Dalam kunjungan tersebut Rombongan yang di Pimpin Ardiansyah Arsyad selaku Ketua Kadin Gowa disambut baik oleh Direktur ITPC (Indonesian Trade Promotion Center) Muhammad Rivai Abbas.
Saat berdiskusi, Ardiansyah Arsyad memberikan pemaparannya tentang pontensi usaha di Sulawesi Selatan terkhusus Kabupaten Gowa.
Baca Juga : 20 Tahun Koma, Pangeran Arab Saudi Meninggal Dunia
"Banyak usaha masyarakat yang bisa dikembangkan di Arab Saudi. Potensi usahanya pun terbilang besar jika dilakukan kerjasama lebih lanjut, misalnya beras dan kopi," ucapnya.
Mendengar itu, Muhammad Rivai Abbas turut menimpali dengan penjelasan ituasi Arab Saudi terkhusus soal pasar dan potensi ekspor dan impor.
Menurut Rivai penduduk Arab Saudi yang sekarang berjumlah 26 juta lebih kebutuhan Arab Saudi 50% lebih di ekspor dari luar, potensi ini harus dimanfaatkan oleh pengusaha Indonesia.
Baca Juga : 117 WNI Ditangkal Masuk dan Dipulangkan dari Arab Saudi
Tantangan yang ada adalah produk yang dihadirkan harus mampu bersaing dari segi harga dan kualitas. Namun katanya, ini bukan halangan bagi pengusaha karena sejatinya mental pengusaha Indonesia tergolong mental yang pantang menyerah.
Pemerintah telah menghadirkan solusi sebagai jembatan Pengusaha Indonesia dan Arab saudi dengan hadirnya Kantor Perwakilan Perdagangan di Kota Jeddah.
Setelah pembahasan yang cukup hangat rombongan dengan ITPC, Kadin Gowa diajak untuk melihat produk - produk Indonesia yang terpajang seperti kopi, rempah-rempah, kerajinan dan lainnya.
Baca Juga : AS dan Arab Saudi Teken Kesepakatan Pertahanan Terbesar, Picu Sorotan Global
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News