Jelang Pemilu 2024, Pengamat Soroti Mekanisme Rekrutmen Bacaleg: Terkesan Oligarki

Penulis : Irham Syahril
Pengamat Politik UIN Alauddin Makassar, Syahrir Karim

Jelang Pemilu 2024, rekrutmen Bacaleg mulai dilakukan. Pengamat Politik mengingatkan agar bisa terproses dengan baik dan tidak oligarki.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Menjelang pesta demokrasi 2024, sejumlah partai sudah melakukan beberapa persiapan untuk mengahadapi pemilu. Salah satunya perekrutan Bakal Calon Legislatif (Bacaleg).

Pengamat Politik UIN Alauddin Makassar, Syahrir Karim menyebutkan, partai sebagai lokomotif demokrasi harus melakukan rekrutmen Bacaleg dengan baik.

"Partai politik semestinya memberi contoh yang baik dalam berpolitik, termasuk selektif dalam memilih bacaleg," ujar Syahrir, sapaan karibnya, Senin (28/11/2022). 

Baca Juga : 189 Orang Lolos Seleksi Sertifikasi Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah, Dibekali Pengetahuan Psikologi Hingga Komunikasi Massa

Namun dalam realitanya, kata Syahrir, tidak seperti itu. Partai hanya melahirkan calon-calon pemimpin yang hanya loyal pada pimpinan partai pengusung,

"Partai hanya menghasilkan calon-calon wakil rakyat yang instan tanpa bekal memadai sebagai wakil rakyat," ujarnya. 

Terkesan Oligarki

Seharusnya, lanjut Syahrir, kaderisasi partai harus jalan agar tersedia calon-calon pemimpin masa depan yang matang.

Baca Juga : Menag Minta Sindikat Uang Palsu di UIN Makassar Dihukum Berat

"Partai itu harus membangun rekrutmen yang baik.Tapi ini cenderung tidak berjalan, rekrutmen tidak jelas, bahkan terkesan oligarki," lanjut dia.

Menanggapi hal ini, Ketua Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kota Makassar, HM Yunus memastikan perekrutan Bacaleg dari Partai Hanura bukan hanya karena ia merupakan kader partai saja, tapi ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi.

"Bukan hanya karena semangat, tapi popoliritas minimal di lingkungannya, dan yang paling utama tentu finansial," jelasnya Yunus. 

Baca Juga : Polisi Periksa Pengusaha dan Politisi Makassar Terkait Kasus Pabrik Uang Palsu di UIN Alauddin

Khusus Kota Makassar, lanjut Yunus sudah siap menerima Bacaleg namun belum ada seleksi karena masih menghadapi verifikasi partai secara nasional.

"Jadi kami tunggu, Desember penentuannya," ujar Yunus. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru