Menuju Pilpres 2024

Charta Politika: Bila PDIP Usung Capres Lain, Golkar-PKB Paling Pantas Calonkan Ganjar

Ganjar Pranowo saat menjadi salah satu pemateri dalam dialog kebangsaan di Makassar, beberapa waktu yang lalu. Foto: Portalmedia/Al Fath

Dari hasil survei Charta Politika, Ganjar Pranowo disebut paling pantas diusung oleh Golkar dan PKB, jika PDIP tetap tak mengusung Ganjar sebagai capres,

PORTALMEIDA.ID, JAKARTA - Partai Golkar dan PKB dianggap paling pantas memajukan nama Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres) 2024 apabila tidak diusung oleh PDIP.

Hal itu berdasarkan survei terbaru Charta Politika Indonesia, bertajuk 'Persepsi Publik Terkait Kinerja Pemerintah dan Peta Elektoral Terkini'. 

Dalam salah satu simulasi survei yang melibatkan 398 pendukung Ganjar, sebanyak 22,9 persen responden menganggap Partai Golkar pantas memajukan Ganjar sebagai capres 2024 jika tidak diusung PDIP. Disusul PKB dengan suara 19,1 persen.

Baca Juga : UKK Tahap II PKB Jaring Calon Ketua DPW Berbasis Karakter Daerah

"Responden yang menyatakan memilih Ganjar Pranowo, 22,9 persen menyatakan jika Ganjar Pranowo tidak dicalonkan oleh PDIP sebagai calon Presiden sebaiknya maju melalui dukungan Partai Golkar. Responden yang memilih Ganjar Pranowo 19,1 persennya menyatakan sebaiknya maju melalui PKB," kata Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia dalam rilis surveinya, dikutip dari liputan6.com, Selasa (29/11/2022).

Masih dalam simulasi yang sama, mayoritas responden terdiri dari 200 pemilih PDIP dan Ganjar akan tetap memilih pria berambut putih itu jika maju sebagai capres 2024. Meskipun PDIP nantinya tidak mengusung Ganjar sebagai capres 2024.

"Sebanyak 87,5 persen responden pemilih PDIP dan Ganjar Pranowo menyatakan tetap memilih Ganjar Pranowo meskipun tidak dicalonkan oleh PDIP," kata Yunarto.

Baca Juga : PSI Berambisi Kuasai Basis PDIP, Hasto: Masih Terlalu Dini

Lebih lanjut Yunarto menjelaskan, dalam simulasi survei itu juga menunjukkan bahwa 31 persen responden tidak akan memilih PDIP jika partai berlambang banteng itu enggan mengusung Ganjar sebagai capres 2024. Sementara, sebanyak 14,5 responden memilih tidak tahu dan tidak menjawab.

"Sebanyak 31 persen responden pemilih PDIP dan Ganjar Pranowo menyatakan tidak akan memilih PDIP jika Ganjar Pranowo tidak dicalonkan oleh PDIP," jata Yunarto.

Ganjar Tempati Posisi Puncak

Adapun dalam survei itu, nama Ganjar menempati posisi puncak elektabilitas pada simulasi 10 nama. Elektabilitas Ganjar jauh di atas nama-nama lain seperti Eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan tokoh lainnya.

Baca Juga : Keluarkan Surat Edaran, PDIP Ingatkan Kader Tidak Salah Gunakan Wewenang

"Ganjar di posisi pertama dengan perolehan 32,6 persen. Sementara Anies di bawahnya 23,1 persen dan Prabowo 22 persen," kata Yunarto.

Survei Charta Politika Indonesia ini melibatkan 1.220 responden melalui wawancara tatap muka yang dilaksanakan pada 4-12 November 2022.

Margin of error dalam survei ini lebih kurang 2,83 persen dengan quality control sebanyak 20 persen dari total sampel.

Baca Juga : Rayakan HUT ke-53, PDIP Luncurkan Maskot Baru Banteng Barata

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru