PM Malaysia Geram Diberi Hadiah: Hentikan Praktik Semacam Ini
Menurut Anwar menerima hadiah bukan lah etika kepemimpinan yang baik dan hanya membebankan rakyat.
BUKAMATA – Perdana Menteri Malaysia terpilih, Anwar Ibrahim meminta seluruh partai untuk berhenti memberinya hadiah. Menurutnya, budaya memberikan hadiah kepada pejabat harus dihentikan lantaran bisa memicu praktik gratifikasi hingga korupsi.
"Saya ingin mengingatkan semuanya untuk tidak memberi saya hadiah-hadiah dan praktik semacam ini harus dihentikan," kata Anwar melalui pernyataannya di Facebook dilansir Jumat (2/12/22).
Meski begitu, Anwar menuturkan dia menghargai niat baik orang-orang yang memberinya hadiah. Namun, menurutnya menerima hadiah bukan lah etika kepemimpinan yang baik dan hanya membebankan rakyat.
Baca Juga : Malaysia Mau Bangun Jembatan ke Indonesia, Jarak Tampuh Cuma 40 Menit!
"Saya hargai niat baik saudara-saudari semua tetapi ini tidak bersesuaian dengan etika pengurusan dan pimpinan serta ia membebankan rakyat,"tulisnya.
Sejak diangkat Raja Malaysia sebagai PM, Anwar terus menegaskan janji-janjinya untuk menjadi pemimpin Negeri Jiran yang sederhana.
Dalam konferensi pers perdana usai dilantik Raja Al-Sultan Abdullah, Anwar menegaskan tidak akan mengambil gajinya sebagai PM selama memimpin Malaysia.
Baca Juga : Pertama di Asia, Malaysia Luncurkan Umrah Naik Kapal Pesiar, Siap Berlayar Januari 2026
Ia juga baru-baru ini menolak penggunaan mobil dinas mewah Mercedes Benz S600 yang biasa dipakai para PM pendahulunya.
Anwar juga berjanji akan memangkas gaji serta tunjangan para menterinya kelak jika kabinet sudah terbentuk. Ia menuturkan akan membentuk kabinet yang lebih ramping dari para pendahulunya demi efisiensi dalam pemerintahan.
Terlepas dari citra sederhananya, Anwar baru-baru ini dikritik karena terlihat memakai sepatu mewah senilai puluhan juta dalam suatu acara.
Baca Juga : Skandal Naturalisasi: Malaysia Dihukum FIFA, Indonesia dan Vietnam Jadi Kambing Hitam
Seorang netizen mengunggah foto Anwar yang terlihat memakai sepatu hitam merk brand mewah yang diyakini harganya lebih dari 5.000 ringgit atau Rp17,5 juta.
Anwar pun menanggapi kritik netizen itu melalui kicauannya di Twitter. Ia menjelaskan bahwa sepatu itu merupakan hadiah dari Sultan Johor Ibrahim dua tahun lalu.
"(Sepatu) itu pemberian Tuanku Sultan Johor dua tahun lalu. Tidak apa-apa jika Anda ingin mempertanyakan saya, tapi jangan bawa naratif fitnah," jawab Anwar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News