Rawan Jadi Korban, Ditresnarkoba Polda Sulsel Ingatkan Siswa SLB Bahaya Narkoba

Penulis : Reza Rivaldi
Direktur Reserse Narkoba Polda Sulsel, Kombes Pol Dodi Rahmawan saat memberi penyeluhan kepada para siswa/IST

Kegiatan penyuluhan bahaya narkoba itu, siswa disabilitas dan para guru bisa terhindar dari bahaya peredaran narkoba.

PORTAL MEDIA, ID. MAKASSAR-- Memperingati Hari Disabilitas sedunia, Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel) sambangi Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 2 Makassar.

Mereka datang di SLB Negeri 2 Makassar yang terletak di Jalan Pahlawan, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulsel, pada (6/12/2022) guna menghibur sekaligus memberi penyuluhan bahaya narkoba di kalangan anak-anak.

Kegiatan itu dihadiri langsung oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Sulsel, Kombes Pol Dodi Rahmawan, didampingi Kasubdit I AKBP Darianto, Kasubdit 2 AKBP Afri Prasetya dan Kasubdit III AKBP Zakaria.

Baca Juga : Polda Sulsel Kirim 10 Ton Ikan Kering untuk Korban Bencana di Aceh

Kehadiran rombongan perwira Polda Sulsel itu disambut tari-tarian oleh siswa-siswi berkebutuhan khusus SLB Negeri 2 Makassar.Tampak, para siswa dan siswi begitu mahir memperagakan tarian penyambutan.

Beberapa siswa lainnya, juga menghibur dengan menyanyikan lagu. Usai seremoni penyambutan, Kombes Pol Dodi Rahmawan pun memberikan penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba.

Materi oleh Dodi itu disimak antusias oleh siswa berkebutuhan khusus dan para guru. Dalam paparannya, aksi kejahatan narkoba bisa menimpa siapa saja, tidak terkecuali siswa berkebutuhan khusus (Disabilitas).

Baca Juga : Polda Sulsel Turunkan Anjing Pelacak K-9 Percepat Pencarian Korban Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung

"Maka dari itu kami hadir di sini sebagai bentuk kepedulian agar siswa-siswi dan kita semua dapat terhindar dari penyalahgunaan narkoba, baik sebagai korban atau pun pelaku," kata Dodi.

Ditemui seusai acara, Dodi mengatakan, anak berkebutuhan khusus dapat saja dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan narkoba. Sebab, kata dia, di beberapa daerah telah ditemukan adanya anak berkebutuhan khusus yang dimanfaatkan pelaku kejahatan narkoba.

"Mungkin juga dia dijadikan kurir, atau mungkin saja karena kondisinya dimanfaatkan untuk dieksploitasi," ujar Dodi.

Baca Juga : Identifikasi Korban Pesawat ATR 400, Polda Sulsel Siapkan Tim DVI

Dodi pun berharap, dengan adanya kegiatan penyuluhan bahaya narkoba itu, siswa disabilitas dan para guru bisa terhindar dari bahaya peredaran narkoba.

"Tentu kita berharap dengan adanya kegiatan seperti ini, mampu melahirkan generasi cemerlang tanpa gangguan narkoba," harapnya

Sementara itu, Kepala SLB Negeri 2 Makassar, Jamaluddin mengaku, sangat mengapresiasi kehadiran rombongan Ditresnarkoba Polda Sulsel.

Baca Juga : Perkuat Sinergi Aparat dan Warga, Wali Kota Makassar Sambut Program FKPM Ditbinmas Polda Sulsel

"Kami sangat mengapresiasi kunjungan pak direktur narkoba, karena memang anak berkebutuhan khusus juga rentan terhadap bahaya narkoba. Jadi tentu kita perlu bersama-sama melakukan pencegahan, apakah anak-anak kita jadi korban atau bisa saja jadi pengantar misalnya," Kata Jamaluddin.

Menurutnya, materi penyuluhan bahaya narkoba harus terus berlanjut hingga ke orang tua para peserta didik.

"Jadi memang tidak cukup hanya sekali, harus di lanjutkan misalnya dengan adanya polisi masuk sekolah jadi pembina upacara atau agenda rutin penyuluhan," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru