Disbudpar Sulsel Akan Libatkan UMKM di Setiap Event Pemerintah
UMKM bisa memamerkan sekaligus menjual produknya pada setiap event Disbudpar tanpa ada pungutan biaya.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan (Disbudpar) Sulsel akan melibatkan UMKM di setiap pelaksanaan event pemerintah. Hal ini dilakukan untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif.
"Tahun depan, akan banyak kegiatan Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan. Saya kepikiran untuk UMKM-nya ikut berpameran," kata Sekretaris Disbudpar Sulsel, Devo Khadafi, di sela Workshop Pengembangan Ekonomi Kreatif Subsektor Produk, di Hotel Golden Tulip Makassar, Kamis, 8 Desember 2022.
Devo mencontohkan, di UPT Museum Lagaligo saja, tahun depan ada 23 kegiatan. "Bayangkan, satu tahun di satu UPT saja," ucapnya.
Baca Juga : Event Pariwisata Mulo Kreatif Kolaborasi 2024 Tidak Gunakan APBD
Devo mengatakan, UMKM bisa memamerkan sekaligus menjual produknya pada setiap event Disbudpar tanpa ada pungutan biaya.
"Tentu saja bergantian supaya semuanya tersentuh untuk menjual produk dan memperkenalkan, karena ada Museum Lagaligo ada Kawasan Benteng Somba Opu, kami akan libatkan UMKM," jelasnya.
Terkait pelaksanaan Workshop Pengembangan Ekonomi Kreatif Subsektor Produk, Devo berharap tahun depan bisa dilaksanakan di tempat umum atau di pusat perbelanjaan.
Baca Juga : Hingga November 2023, Tercatat 8.827 Wisatawan Asing Berkunjung ke Sulsel
"Kami harap kegiatan ini tahun depan semua kegiatan workshop ekonomi kreatif tidak lagi di hotel, tapi di pusat perbelanjaan supaya teman bisa langsung belajar di mall dan menjual produk," imbuhnya.
Sebanyak 50 peserta dari UMKM hadir sebagai peserta di workshop ini. Masing-masing mereka membawa produk. Antara lain, Ottiloka, Lamada food (Maros), Jahe Merah Instan, Abon Ikan Marlin, Kripik Keju, Kacang Disko, Mete, Jaya Silver, Kimoet Design, dan Diaz Fashion Design. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News