Banggar DPR RI Kunjungi Kerajaan Saudi Arabia, Perkuat Kerjasama di Bidang Ekonomi
Indonesia dan Saudi Arabia berpeluang untuk membangun kerjasama strategis dalam menghadapi tantangan ekonomi global.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, melakukan kunjungan kerja ke Arab Saudi, 6 - 12 Desember 2022. Disana, rombongan bertemu sejumlah pihak. Diantaranya, KBRI Riyadh, Komite Keuangan dan Ekonomi Parlemen Saudi Arabia, dan Kementrian Perdagangan dan Investasi Saudi Arabia.
Anggota Banggar, Hamka B Kady, mengatakan, dalam rangka mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional, dan memperkuat peran diplomasi ekonomi dan investasi, maka Banggar sesuai tugas dan fungsinya melakukan kunjungan kerja untuk memperkuat kerjasama antar parlemen, mengokohkan kerjasama ekonomi. Khususnya bidang investasi dan perdagangan di kedua negara.
"Kedatangan Raja Saudi Arabia beberapa waktu yang lalu telah membuka banyak peluang investasi dan kerjasama ekonomi," kata Hamka via telpon, Kamis, 8 Desember 2022.
Baca Juga : Berprestasi Dalam Dunia Pemerintahan, Taufan Pawe Diberikan Amanah Komisi II Hingga Banggar DPR RI
Ia menjelaskan, keinginan Saudi Arabia untuk lebih membuka perekonomiannya ke dalam beberapa sektor, membuka peluang bagi Indonesia untuk bisa terlibat. Keterlibatan pemerintah dan sektor swasta Saudi Arabia diharapkan juga bisa mendanai berbagai macam proyek investasi strategis Indonesia.
"Saat ini Indonesia memerlukan investasi besar untuk menyelesaikan beberapa proyek strategis nasional yang dirancang hingga tahun 2024 mendatang," ungkapnya.
Hamka menambahkan, banyak kesempatan yang bisa diambil Indonesia dalam membuka kerjasama ekonomi tersebut. Selain investasi pada minyak dan gas, juga terdapat sektor dimana Indonesia memiliki pengalaman yang lebih baik.
Baca Juga : Komisi V DPR RI Minta Semua Stakeholder Bersiap Hadapi Puncak Arus Balik Gelombang Kedua
"Diantaranya sektor pariwisata, perhotelan, industri manufaktur, dan perkebunan. Indonesia dan Saudi Arabia berpeluang untuk membangun kerjasama strategis dalam menghadapi tantangan ekonomi global," kata politisi Partai Golkar ini. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News