PHU Imbau Keluarga Tidak Jemput Kepulangan Jemaah Haji di Bandara

Ilustrasi kepulangan jemaah haji/INT

PHU meminta keluarga menunggu di rumah dan jangan menjemput di Bandara maupun di asrama haji guna meminimalisir penyebaran Covid-19 yang kembali naik.

PORTALMEDIA.ID, JAKARTA- Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) mengeluarkan imbauan agar keluarga tidak menjemput kepulangan para jemaah haji Indonesia serta menjauhi kontak berdekatan dengan jemaah haji 2022 untuk sementara waktu, Kamis 14 Juli 2022.

Sekretaris Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Waryono Abdul Ghafur meminta agar keluarga menunggu di rumah dan jangan menjemput di Bandara maupun di asrama haji. Kalau pun ingin menjemput bisa dilakukan di kota dan kabupaten masing-masing.

Hal ini sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 yang kembali naik, salah satunya dengan menghindari kerumunan.

Baca Juga : Kemenag Usulkan Biaya Haji Baru, Turun Rp 2,5 Juta per Jamaah

"Jadi keluarga tidak perlu jemput ke bandara dan juga di debarkasi, tapi penjemputannya di masing-masing kabupaten dan kota masing-masing," kata Waryono Abdul Ghafur dilansir dari Kemenag.

Selain itu juga, pembatasan penjemputan akan dilakukan dengan ketat, sebelum dipulangkan ke daerah masing-masing, para jemaah haji akan di cek suhu tubuhnya terlebih dahulu ketika setibanya di Indonesia. Jika ada jemaah haji yang memiliki tingkat suhu tinggi disertai dengan demam, akan mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut dengan tes Antigen atau PCR.

Sehari sebelumnya, Sekretaris Dirjen P2P Kementerian Kesehatan Yudhi Pramono mengatakan bahwa Kementerian Kesehatan sudah menyiapkan posko kesehatan di setiap penjuru bandara untuk menyambut kepulangan jemaah haji Indonesia.

Baca Juga : Kemenag Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Ini Syaratnya !

Selain itu juga, Yudhi Pramono menambahkan lebih lanjut, bahwa Kementerian Kesehatan akan menyiapkan ambulan dan membawanya kerumah sakit bila ditemukan jemaah haji dalam keadaan darurat kesehatan.

"Di asrama haji, kami siapkan tim untuk memeriksa jemaah haji yang baru datang. Jadi mereka akan melakukan screening secara menyeluruh," ungkat Yudhi Pramono dilansir dari kemenag.

Yudhi juga memaparkan lebih lanjut, apabila ditemukan gejala-gejala Covid-19 maka akan dilakukan pemeriksaan lanjutan yakni dengan antigen dan PCR. "Apabila ditemukan reaksi ringan maka akan dilakukan isolasi oleh satgas Covid daerah. Apabila ditemukan reaksi berat maka akan dilarikan ke rumah sakit yang telah ditetapkan." tutup Yudhi Pramono.

Baca Juga : Ini Jadwal Kepulangan Jemaah Haji ke Tanah Air Kloter Pertama

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru