RS Regional Bone Batal Beroperasi Terbatas Tahun ini, Begini Penjelasan Kadinkes Sulsel
RS Regional Bone dipastikan batal dioperasikan di tahun 2022 ini.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR – Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Rosmini Pandin angkat bicara terkait kabar Rumah Sakit (RS) Regional Bone yang batal beroperasi tahun ini. Pasalnya hingga akhir 2022 target pengoperasian terbatas dari RS ini belum terlihat tanda-tanda akan dioperasikan.
Rosmini sapaannya, mengatakan belum dioperasikannya RS tersebut sesuai target, karena terkendala berbagai hal.
"Rencana semula begitu (penerimaan pasien), cuman kan cuaca dan sebagainya memang kondisi yang tidak bisa," ujar Rosmini kepada Portalmedia.id, Senin (12/12/2022).
Baca Juga : Menunggu Pelantikan, Ini Daftar Nomenklatur Baru di Pemprov Sulsel
"Kita juga terkendala operasionalkan, karena kondisi fisik belum bisa, kontraktor juga sudah datang dan bilang belum bisa, jadi mending nanti di tahun depan," lanjut Rosmini menjelaskan.
Ia menambahkan, sebelumnya juga ada rencana RS Regional Bone bakal dilakukan operasional terbatas, di mana pasien dapat diterima dan dirawat bersamaan dengan penyelesaian pembangunan rumah sakit.
Tetapi, hal ini batal dilaksanakan dan diputuskan agar RS Regional Bone sebaiknya diselesaikan terlebih dahulu.
Baca Juga : Viral Ibu Beri Kopi ke Bayi di Gowa, Ini Tanggapan Diskes Sulsel
"Kita sebenarnya sudah siap semua dari segi aksesnya, sisa bangunannya yang memang belum siap, selain itu kondisi cuaca sering hujan, kemudian kemarin terlambat mulai dan sebagainya jadi setelah hitung-hitungan kita mau paksa orang, nda bisa juga," bebernya.
Ia merinci, saat ini progres pengerjaan rumah sakit ini sudah berjalan kurang lebih 30 persen. Pemasangan dinding hingga alat kesehatan sudah mulai disiapkan.
"Jalan terus pengerjaannya, sudah semakin jelas, strukturnya saya lihat sudah mulai pasang dinding di bawah, sudah persiapan untuk alat kesehatan, kemarin sudah sayap kanan, nanti berikutnya sayap kiri UGD lagi perampungan dindingnya baru lantai 1 ini," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News