Joroknya Pasar dan Pinggir Jalan di Gowa, Wakil Ketua DPRD Sampai Harus Protes ke Pemerintah

Penulis : Firda
ist

Indah menyebutkan titik joroknya pasar dan pinggir jalan seperti yang berada di Palangga dekat Jembatan Kembar yang dapat menyebabkan banjir.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah sebut Kabupaten Gowa akan sulit mendapatkan penghargaan Adipura karena pengelolaan sampah yang kurang maksimal dan tidak berinovasi.

"Kita semua bisa melihat bagaimana sampah yang ada di Gowa, banyak sampah yang berserakan di pinggir jalan, di pasar, dan dimana-mana. Baru mau dapat adipura, bagaimana caranya?," kata Tenri Selasa (13/12/2022).

Namun Ketua DPC Partai Gerindra Gowa ini mengatakan bila pengelolaan sampah sebenarnnya mudah diatasi bila pemerintah perhatian kepada masalah ini.

Baca Juga : Momentum Hari Ibu, Andi Tenri Indah Salurkan Bantuan Alat Usaha untuk Kaum Ibu di Gowa

"Cukup pemerintah dalam hal ini Bupati perintahkan camat, saya tidak mau ada sampah di daerahmu. Selesai itu sampah," ungkap Indah, sapaan akrabnya.

Indah tidak menampik bila faktor yang membuat sampah menumpuk di kabupten yang dijuluki Butta Bersejarah ini karena kesadaran dari warga terkait sampah itu kurang,

"Diperparah dengan kurangnya juga mobil sampah dan kurangnya juga petugas kebersihan," tuturnya.

Baca Juga : Bupati Gowa Dorong Inovasi Kampung PKK dan Penguatan UMKM

Istri dari politisi senior di Gowa, Darmansyah Muin ini mengatakan dirinya pernah memprotes sampah yang tertampung di belakang Jl Hos Cokroaminoto.

"Kalau saya tidak telpon menumpuk itu sampah, ditelpon baru dia ambil terus bertumpuk lagi," katanya.

Lebih lanjut Indah menyebutkan titik joroknya pasar dan pinggir jalan seperti yang berada di Palangga dekat Jembatan Kembar yang dapat menyebabkan banjir.

Baca Juga : Prevelensi Stunting Gowa Turun Signifikan dalam Tiga Tahun, Penanganan Kolaboratif Diperkuat

Menuruntnya, dirinya pernah berniat membagikan gambar-gambar joroknya sampah itu ke media sosial (Sosmed) Facebook untuk memperlihatkan betapa butuhnya perhatian lebih pengelolaan sampah ini.

"Sampai pernah saya mau kasih masuk di FB (Facebook), apa ini penanganan sampahmu ini, kenapa banyak sekali sampah yang tidak diperhatikan," ungkapnya.

Dia juga mengaku saat turun ke warga, selalu mengajak masyarakat untuk gotong royong membersihkan lingkungannya masing-masing.

Baca Juga : Sutra Cura' Caddi, Dekranasda Gowa Raih Juara 2 Produk Wastra pada Expo Kreatif Andalan 2025

"Masyarakat juga tidak tau bagaimana, setelah gotong royong, sampahnya diangkut kemana, jadi ini tidak teraturki pengelolaan sampahnya," ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru