Pendaftaran Kekayaan Intelektual di Bulukumba Dapat Dukungan Kemenkumham Sulsel
Kabupaten Bulukumba dinilai memiliki banyak potensi baik dari pariwisata dan budaya seperti pembuatan kapal phinisi.
PORTALMEDIA.ID, BULUKUMBA- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan, Liberti Sitinjak mengatakan pihaknya memberi dukungan peningkatan pendaftaran Kekayaan Intelektual dan Pencatatan Kekayaan Intelektual Komunal di Kabupaten Bulukumba.
"Dalam meningkatkan pemanfaatan Kekayaan Intelektual (KI) untuk mendorong perekonomian di daerah harus ada peran aktif dari pemerintah daerah yang bersinergi dengan para pemangku kepentingan terkait," ungkap Liberti saat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan Anggaran Tahun 2022 serta Penyusunan RPD dan Kalender Kerja Tahun 2023 di Ballroom Hakuna Matata, Bira, Bulukumba, Kamis (15/12) kemarin.
Lebih lanjut, Kakanwil menyampaikan bahwa di Bulukumba, potensi daerahnya yang dapat didaftarkan kekayaan intelektualnya sangat beragam mulai dari sektor pariwisata, kebudayaan, pertanian, perkebunan dan sebaginya.
Baca Juga : Antisipasi Penyebaran HIV, Pemda dan KPAK Bulukumba Segera Bertindak
"Pendaftaran Kekayaan Intelektual saat ini sangat mudah dan dapat diakses melalui website Ditjen Kekayaan Intelektual atau untuk konsultasi dapat dikakukan di Kanwil Sulsel atau melalui layanan konsultasi online Kanwil Sulsel," Kata Kakanwil.
"Kami juga mendorong jajaran Pemangku Kepentingan di Pemda Bulukumba untuk melakukan pendampingan dan mendukung UMKM setempat untuk melakukan pendaftaran kekayaan intetektual agar mendapat perlindungan hukum serta memperoleh nilai ekonomi," Lanjut Kakanwil.
Sementara itu, Wakil Bupati Bulukumba, Andi Edi Manaf menyampaikan bahwa akhir-akhir ini, kabupaten Bulukumba mendapat perhatian khusus dari segi pariwisata. "Ini yang menjadi fokus kami dalam meningkatkan eksistensi Kabupaten Bulukumba hingga ke tingkat Nasional dan Internasional," Ujar Edi.
Baca Juga : Komisi XIII DPR RI Apresiasi Pembinaan Kemandirian Garmen di Lapas Makassar
Menurutnya, Kabupaten Bulukumba memang memiliki banyak potensi baik dari pariwisata dan budaya seperti pembuatan kapal phinisi.
"Kerjasama dengan intansi eksternal terutama dengan kemenkumham sangat penting. Begitupun dengan pembinaan di Lapas Bulukumba yang selama ini dilakukan kerjasama," Imbuh Edi dalam sambutannya.
Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kanwil Sulsel, Nur Ichwan dalam keterangannya mengatakan bahwa sebanyak 34 merek di Bulukumba telah difasilitasi dan sekarang pada tahap pengimputan data. "Ada juga Kopi Kahaya yang bisa didaftarkan Indikasi Geografisnya," Ujar Ichwan
Baca Juga : Kakanwil Kemenkumham Sulsel Ingatkan ASN Jaga Netralitas pada Pilkada 2024
Kegiatan ini dihadiri Kepala Divisi (Kadiv) Pemasyarakatan Suprapto, Kadiv Keimigrasian Jaya Saputra, Kadiv Pelayanan Hukum dan HAM Nur Ichwan, Jajaran Forkopimda Kabupaten Bulukumba dan Para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) se-Sulsel serta para pengelola anggaran UPT.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News