Pemkot Makassar Minta Proposal Permintaan Dana Catut Nama Wawali Tak Digubris
Pelaku diduga tengah keliling demi meraup pundi-pundi uang untuk kepentingan pribadi.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR — Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo)Kota Makassar meminta kepada seluruh masyarakat untuk tidak menggubris proposal permintaan dana yang mentatut nama unsur pimpinan di lingkup Pemkot Makassar.
Himbauan ini menyusul beredarnya proposal palsu permintaan bantuan dana jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), dengan mengatas namakan nama Wakil Wali Kota (Wawali) Makassar, Fatmawati Rusdi.
Dalam himbauannya, Kepala Dinas Kominfo Kota Makassar, Mahyuddin mengatakan, jika mendapati oknum membawa proposal dan dimintai dana mengatasnamakan Wali Kota Makassar, Wakil Wali Kota Makassar serta pimpinan Pemerintah Kota Makassar lainnya agar segera melapor ke pihak berwajib.
Baca Juga : Lewat Forum Indonesia on the Move, Munafri Siapkan Sistem Transportasi Terpadu dan Rendah Emisi
“Bisa juga melapor langsung ke layanan resmi Pemkot Makassar yakni telepon 112 (bebas pulsa). Sekarang banyak penipuan jadi tolong berhati-hati dan upayakan konfirmasi,” imbau Mahyuddin, Sabtu(17/12/2022)
Pelaku diduga tengah keliling demi meraup pundi-pundi uang untuk kepentingan pribadi.
Sebelumnya Fatmawati Rusdi dengan tegas membantah bahwa dirinya tidak pernah meminta pihak Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Makassar untuk membuat surat dan proposal permintaan dana.
Baca Juga : Menjelang Setahun Kepemimpinan MULIA, Makassar Raih UHC Award 2026
“Tidak pernah. Saya tidak pernah memerintahkan untuk membuat proposal permintaan dana ke siapapun,” tegas Wawali Kota Makassar Fatmawati Rusdi, Kamis (15/12/2022).
Kali ini nama Wawali Kota Makassar tertera dalam proposal permohonan permintaan bantuan dana jelang tahun baru bahkan tanda tangannya pun ikut dipalsukan.
Kasubag Tata Usaha Pimpinan, Sekretariat Daerah, Staf Ahli dan Kepegawaian, Inah Vahrina mengatakan jika proposal tersebut palsu. Dirinya mengaku tidak pernah membuat proposal seperti.
Baca Juga : Kunjungi Kantor Kemenlu, Wali Kota Munafri Perkuat Diplomasi Pariwisata dan Maritim Lewat Kolaborasi
"Bisa dilihat dari segi font penulisan. Pihak sekretariat daerah punya ciri khas tersendiri dalam penulisan surat dan proposal," katanya
Ia menjelaskan dalam proposal permintaan dana tersebut terdapat banyak kesalahan seperti logo kop surat, font penulisan, kode dan nomor surat kesekretariatan, struktur penempatan penulisan, tanda tangan Wawali Makassar yang sangat jauh berbeda dan nama kordinator yang tak dikenal
“Itu palsu, Kebetulan bagian saya soal proposal seperti ini. Dari segi kop saja salah kalau kop suratnya wawali itu ada kodenya juga. Kode suratnya juga salah kenapa SS. Merry Lamba juga itu siapa?,” ungkapnya.
Baca Juga : Pengamat Nilai Ketegasan Munafri Tertibkan Parkir Liar hingga PKL Sangat Tepat Menata Makassar
Inah juga mengaku tidak pernah membuat proposal permintaan dana dalam rangka tahun baru atau apapun itu.
“Kalau bersifat umum seperti ini kami yang buat tapi kami tidak pernah mengeluarkan surat dan proposal seperti ini. Sangat jelas ini proposalnya tidak sah dan salah total,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News