Hingga Oktober 2022, Ekspor Kelapa Sawit Tembus USD26,35 Miliar
Industri kelapa sawit menyerap tenaga kerja sekitar 17 juta orang, yang terserap di sektor on farm maupun off farm.
PORTALMEDIA.ID, JAKARTA - Direktur Jenderal Perkebunan, Andi Nur Alam Syah, mengungkapkan, ekspor komoditas sawit sampai dengan Bulan Oktober 2022 (angka sementara) tercatat sebesar USD26,35 miliar. Diperkirakan sampai dengan akhir tahun 2022, devisa yang dihasilkan dari sawit akan mencapai USD38 miliar, lebih besar dibandingkan perolehan devisa tahun 2021.
"Berdasarkan data BPS, pada tahun 2021, ekspor produk kelapa sawit mendapatkan devisa sebesar USD 30,34 miliar, sementara neraca perdagangan RI di tahun 2021 surplus sebesar USD35,34 miliar," ungkap Andi Nur Alam, Minggu, 18 Desember 2022, usai Jalan Sehat Perkebunan di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta.
Andi Nur Alam mengatakan, industri kelapa sawit juga menyerap tenaga kerja sekitar 17 juta orang, yang terserap di sektor on farm maupun off farm.
Baca Juga : NTP Cetak Rekor Tahun 2025, Tembus 125,35
"Perkebunan adalah penyumbang terbesar ekspor kita. Sawit sebagai komoditas dibawah perkebunan, merupakan komoditas andalan dan komoditas unggulan ekspor," ujarnya.
Sebelumnya, di lokasi yang sama, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, menyampaikan, kolaborasi dan Kkrjasama yang kuat akan mendorong pembangunan sektor perkebunan yang dipastikan akan berdampak pada pembangunan perekonomian nasional. Komoditas sawit merupakan salah satu komoditas perkebunan yang sangat penting dan berperan besar terhadap devisa negara.
"Kita harus memastikan adanya langkah - langkah pasti dalam mengelola perkebunan sawit, dan menjaganya agar kedepan pembangunan komoditas ini menjadi lebih baik," tegas Mentan SYL. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News