Terapkan Aktivitas Pertambangan Berkelanjutan Selama 54 Tahun, PT Vale Optimis Dapat Perpanjangan Kontrak Karya
Perpanjangan kontrak karya adalah hal yang wajar. Karena PT Vale telah beroperasi dengan baik dan komitmen menjaga lingkungan.
PORTALMEDIA.ID, LUTIM – PT Vale Indonesia optimis kontrak karyanya di Sorowoko akan diperpanjang pemerintah pada 2025 mendatang.
Hal ini disampaikan Chief Operating Officer (COO) PT Vale Indonesia, Abu Ashar di Sorowako, disela-sela kegiatan media visit, Minggu (18/12/22) malam.
Abu menyatakan, selama 54 tahun PT Vale menjalankan aktivitas pertambangan di Sorowako, Luwu Timur, sesuai dengan undang-undang dan ketetapan pemerintah.
Baca Juga : RDP di Komisi XII, PT Vale Jelaskan Kepatuhan dan Kepastian Operasional
"Karena kami sudah menjalankan dengan baik, maka kami yakin bisa mendapatkan kembali ijin kontrak karya di tahun 2025 mendatang,"kata Abu.
Keyakinan ini juga didasarkan pada sejumlah fakta bahwa PT Vale telah berusaha menjalankan sistem pertambangan berkelanjutan diantaranya, menghijaukan kembali lahan pasca tambang, merawat sistem pengairan agar tidak mencemari lingkungan, serta menggunakan truk listrik untuk mengangkut hasil tambang.
Tak hanya itu, secara intensif, PT Vale juga berkomunikasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral untuk membahas terkait perpanjangan kontrak karya tersebut.
Baca Juga : 617 Sak Pupuk Phonska Plus Dukung Keberlanjutan Pertanian Huko-huko
Menurut Abu, perpanjangan kontrak karya adalah hal yang wajar. Karena PT Vale telah beroperasi dengan baik dan komitmen menjaga lingkungan.
"Kami sangat percaya diri (kontrak karya diperpanjang),"ungkap Abu.
Abu mengatakan, Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan juga sudah berkunjung ke PT Vale. Melihat proses pertambangan yang dilakukan perseroan tersebut selama 54 tahun.
Baca Juga : Lewat Festival Budaya, PT Vale Ikut Jaga Lestarikan Budaya di Morowali
"Di sini Sorowako bagus sekali yah. Saya sudah lihat kemana-mana, ayo kita akan panggil Pak Presiden ke sini," kata Abu mengutip pernyataan Luhut.
Sementara hubungan PT Vale dengan pemerintah daerah, lanjut dia, masih wajar dan hal biasa jika ada perbedaan pandangan. Bagi PT Vale, terpenting saat ini adalah perusahaan beroperasi dengan baik.
"Kalau itu berjalan dengan baik dan diakui pemerintah, kami sangat confident," ungkap Abu.
Tak hanya Luhut, beberapa pejabat pemerintah juga sudah melakukan kunjungan ke PT Vale. Mereka melihat langsung kegiatan pertambangan yang dilakukan perseroan tersebut.
Bahkan, Presiden Jokowidodo dijadwalkan akan berkunjung ke PT Vale Indonesia pada Januari, mendatang.
Baca Juga : Wujud Tanggung Jawab, PT Vale Perkuat Solusi Pemulihan Dampak Kebocoran Pipa Minyak di Towuti
(Wiw/red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News