Di Acara Sipakainge, Danny Pomanto Sebut Ada Kekosongan di 100 Sekolah di Makassar
Danny Pomanto menyebutkan ada 33.000 anak di Kota Makassar yang hampir putus sekolah.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Dinas Pendidikan Kota Makassar gelar Sipakainge Tokoh-tokoh pendidikan se-Kota Makassar tahun 2022 dengan tema "Revolusi Pendidikan, Semua Harus Sekolah" di Four Points By Sheraton Hotel, Rabu (21/12/2022).
Dalam sambutannya Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menuturkan tujuan tokoh-tokoh pendidikan dikumpulkan untuk menjadi cermin untuk melihat kondisi pendidikan saat ini.
Pada kesempatan tersebut, Danny, sapaan karib wali kota, menyinggung anak-anak putus sekolah di makassar dengan memperlihatkan data statistik jumlah sekolah.
Baca Juga : Kolaborasi Internasional Warnai F8, Danny Ingin Jadikan Festival Arena Permanen
"Taman Kanak-kanak jumlahnya 546, Sekolah Dasar 456, dan Sekolah Menengah Pertama 224, berarti ada kekosongan hampir seratus sekolah," ujar Danny, Rabu.
Danny mengungkapkan ada 33.000 anak-anak di Kota Makassar yang terancam tidak sekolah.
Semua Harus Sekolah
"Pada periode ini semua harus sekolah, Saya dipilih oleh rakyat dan kita semua, bukan sebagai pemimpin proyek, hanya bangun-bangun tapi kami hadir untuk menjadi solusi untuk kita semua," kata Danny berjanji.
"Forum ini untuk saling mengingatkan, menjaga dan peduli untuk pendidikan," ungkap Danny sapaannya.
Danny mengatakan anak-anak harus dididik akhlanya, interaksi sesama manusia, serta banyak hal yang harus dibekali.
"Maka diperiode kedua ini saya membuat program revolusi pendidikan semua harus Sekolah," ungkapnya.
Baca Juga : Jelang Purnatugas, Danny Pomanto Ditemani Istri Pamit ke Ketua DPRD Makassar
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News