Satu Orang dan Tujuh Rumah Masih Tertimbun Material Longsor di Lonjoboko Gowa

Penulis : Irham Syahril
Proses pembukaan jalan yang tertimbung material longsor di Jalan Poros Malino Kabupaten Gowa/IST

Hujan deras yang mengguyur Gowa menyebabkan tanah longsor hingga menimpa dua lokasi berbeda di jalan poros menuju Malino

PORTALMEDIA.ID, GOWA - Tanah longsor yang terjadi di Dusun Mala’lang, Desa Lonjoboko, Kecamatan Parangloe, Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Sabtu (24/12/2022) siang, mengakibatkan tujuh rumah tertimbun material longsor, satu korban masih dalam pencarian.

Intensitas curah hujan yang sangat tinggi memang melanda hampir seluruh daerah di Sulsel, tak terkecuali di Kabupaten Gowa utamanya kawasan pengunungan seperti di Kecamatan Parangloe, menyebabkan tanah longsor hingga menimpa dua lokasi berbeda di jalan poros menuju Malino.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gowa, Iksan Parawansa mengatakan longsor di Dusun Mala’lang, Desa Lonjoboko sendiri mengakibatkan tujuh kepala keluarga terdampak dan diungsikan ketempat aman.

Baca Juga : Hujan Deras Picu Longsor di Malino, Akses Jalan Terputus

"Kami, masih melakukan pencarian korban serta melakukan pembersihan membuka jalan Poros Malino yang tertimbun material longsor," kata Iksan, Sabtu malam.

Dari data rilis BPBD Gowa yang diterima Portalmedia.id sebanyak tujuh kepala keluarga terdampak dan kerugian ditaksir mencapai Rp 1,5 miliar.

Sejumlah kebutuhan untuk para korban pun masih dalam proses pendistribusian untuk bisa menembus lokasi bencana. "Kebetuhan mendesak berupah penerangan, makanan siap saji, dan tenda," tulis BPBD Gowa.

Baca Juga : Nikmati Sejuknya Udara Malino, Gubernur Andi Sudirman Jalan Kaki 4 Km

Diketahui saat ini petugas masih melakukan upaya pencarian korban yang terdiri dari TRC-PB BPBD Gowa, TNI, POLRI, BASARNAS, Dinas Pemadam dan Penyelamatan, PMI Parangloe dan Pemerintah Daerah setempat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru