Masuk dalam Kategori Siaga, BPBD Gowa Imbau Masyarakat Jauhi 2 Titik Rawan ini

Penulis : Irham Syahril
ilustrasi

BPBD Gowa mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat untuk menghindari aktivitas di bantaran sungai dan daerah rawan longsor hingga 2 Januari mendatang.

PORTALMEDIA.ID, GOWA - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gowa, Iksan Parawansah mengimbau masyarakat agar sementara waktu tidak beraktivitas di 2 titik rawan bencana, yaitu di bantaran sungai dan wilayah rawan longsor.

Diketahui beberapa hari terakhir cuaca ekstrem melanda berbagai daerah di Sulawesi Selatan, salah satunya Kabupaten Gowa yang mengakibatkan banjir dan longsor di dua kecamatan yakni, daerah Tinggimoncong dan Parangloe.

"Agar kiranya masyarakat berhati-hati, karena saat ini Kabupaten Gowa masuk dalam kategori siaga," katanya Selasa (27/12/2022).

Baca Juga : Perkuat Komitmen PAUDHI Berkualitas, Pokja Bunda PAUD Makassar Gelar Sinergi Lintas Sektor di Malino

Diwartakan sebelumnya BMKG merilis ada lima wilayah di Indonesia yang masuk dalam klasifikasi awas termasuk Gowa, Sulawesi Selatan. Serta cuaca ekstrem diprediksi berlanjut hingga 2 Januari 2023.

Mengantisipasi hal itu, BPBD Gowa, kata Iksan sudah mendirikan posko bencana di kantor BPBD sejak beberapa waktu yang lalu.

"Posko siaga bencana dari dulu sudah ada, namun yang mungkin harus digalakkan adalah posko di kecamatan," katanya.

Baca Juga : BPS Warning Penurunan Produksi Gabah Nasional, Sulsel Pasang Badan Jadi Penyelamat Pasar

"Untuk peralatan yang kami siagakan adalah perahu karet, perahu fiber, mobil, ambulans, dan akan ditambahkan lagi alat berat agar ketika dibutuhkan pergerakannya bisa cepat," sambungnya. .

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru