Kunjungi Korban Longsor di Maros, Gubernur Sulsel Berikan Santunan dan Janjikan Relokasi Rumah
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman akhirnya sampai di lokasi longsor Maros yang terjadi pada Selasa lalu itu. Dalam kunjungannya, gubernur menyerahkan santuanan kepada korban dan juga menjanjikan upaya relokasi rumah pada korban.
Baca Juga : Menghadapi Ramadan, Gubernur Sulsel Keluarkan Imbauan
PORTALMEDIA.ID, MAROS - Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman memberikan santunan sebesar Rp 60 Juta untuk korban bencana alam tanah Longsor yang terjadi di Kabupaten Maros, Kecamatan Camba, Kabupaten Maros, Sulsel, pada Selasa (26/12/2022) lalu.
Bantuan itu diserahkan Gubernur Andi Sudirman saat meninjau lokasi bencana tanah Longsor di ruas jalan Nasional Maros - Bone, tepatnya di Desa Romoegading, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, Kamis (29/12/2022).
Baca Juga : Menghadapi Ramadan, Gubernur Sulsel Keluarkan Imbauan
"Kami memberikan santunan untuk korban termasuk melakukan upaya bersama Tim Balai Kementerian PUPR sebagai leading dalam kewenangan jalan Nasional, Pemda Maros, TNI-Polri serta seluruh stakeholders," ujar Andi Sudirman, Kamis.
Andi Sudirman juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas musibah longsor yang mengakibatkan 4 rumah rusak, termasuk 10 orang luka-luka, 5 orang masih dalam pencarian, dan 1 orang ditemukan meninggal.
Baca Juga : Rute Mudik Gratis Nataru, Gubernur Sulsel Siapkan 7 Armada Bus Bagi 250 Penumpang
"Upaya relokasi rumah para korban longsor sedang dalam perencanaan dan berharap warga terdampak bisa bekerja sama," ungkapnya.
Tim gabungan saat ini masih dalam melakukan pencarian terhadap korban lainnya. "Mari kita mendoakan semoga korban yang masih dalam pencarian bisa segera ditemukan," pungkasnya.
Dalam kunjungannya, Andi Sudirman didampingi Bupati Maros, Chaidir Syam dan berbincang-bincang dengan keluarga korban maupun korban yang selamat.
Baca Juga : Gubernur Sulsel Paparkan Arah Pembangunan Mamminasata di ASCC 2025 Jepang
Dari lokasi, orang nomor satu di Sulsel itu juga tampak menghibur seorang balita yang menjadi korban, di mana keluarganya masih dalam pencarian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News