Libur Tahun Baru, Objek Wisata di Gowa Sepi Pengunjung
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Gowa pesimis akan target peningkatan 60 persen wisatawan
PORTALMEDIA.ID, GOWA - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gowa malaporkan adanya tren penurunan pengunjung wisata di beberapa destinasi pada perayaan tahun baru 2023 malam ini.
Adanya prediksi cuaca ekstrem yang akan melanda Sulsel, Gowa masuk diantaranya membuat para pengunjung menahan diri untuk mengisi liburan akhir tahunnya di kawasan pegunungan Malino.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Gowa, Andi Tenriwati Tahri mengatakan bencana alam yang melanda Gowa,seperti pohon tumbang, dan tanah longsor di Parangloe dan Tinggimoncong yang memakan korban jiwa, menyebabkan wisatawan urung berlibur di Malino
Baca Juga : BMKG Peringatkan Perubahan Iklim Picu Cuaca Ekstrem di Indonesia
Hal itu membuat Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Gowa pesimis akan target peningkatan 60 persen wisatawan yang berkunjung ke tempat wisata kali ini.
"Sepertinya (pelancong) tidak semaksimal tahun lalu, apalagi kondisi jalan menuju Malino saat ini rawan longsor," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Gowa, Andi Tenriwati Tahri ke Portalmedia.id, Jumat (30/12/2022).
Namun, lanjut Tenri pihaknya berusaha maksimalkan tempat wisata buatan yang hampir tersebar di beberapa kecamatan dataran rendah Gowa.
Baca Juga : BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem, Nakhoda Kapal Diminta Waspada
"Seperti wisata kebun di Bontomarannu, wisata Sileo Je'ne Tallasa di Kecamatan Bajeng, Eduwisata Rumah Hijau d'nassa di Bontonompo, itu sepanjang kondisi cuaca kondusif, jelas dia.
"Bagi masyarakat yang tetap mau liburan diharapkan tetap waspada terhadap potensi-potensi bencana yang bisa terjadi sewaktu-waktu," tambahnya.
Diwartakan sebelumnya, BMKG Wilayah IV Makassar telah mengeluarkan prediksi hujan lebat disertai angin kencang hingga mencapai diatas 25 knot atau 25 km/jam terjadi di wilayah Sulsel sampai 5 Januari 2023 mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News