Detik-detik Kepulangan, 1 Jemaah Haji Dievakuasi ke Bandara Jeddah
Pasien mengeluh sakit sehari sebelum kepulangan. Namun saat dievakuasi, kondisinya sudah stabil .
PORTALMEDIA.ID, JEDDAH -- Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah melakukan evakuasi pertama pemulangan jemaah haji pada Jumat (15/7/2022) pukul 03.00 Waktu Arab Saudi (WAS) ke Bandara Internasional King AbdulAziz, Jedah. Evakuasi dilakukan pada jemaah haji yang dirawat di KKHI dengan diagnosis penyakit jantung.
Dokter Penanggung Jawab Pelayanan, dr. Komaria mendampingi Irsyad Bin Dahlan dari JKG 01, dari KKHI menuju bandara Jeddah. Selama perjalanan, dia mengatakan kondisi jemaah usia 61 tahun itu stabil selama perjalanan.
“Alhamdulillah pasien stabil walaupun 1 hari sebelumnya sedikit mengeluh sesak” jelas dr. Komaria, dilansir dari situs Kemkes, Sabtu (16/7/2022).
Baca Juga : Cuaca Panas dan Beban Pesawat, Kadaker Bandara Imbau Jemaah Tertib Barang Bawaan
Irsyad dievakuasi menggunakan ambulans dan setibanya di bandara langsung diserahkan kepada Tim Kesehatan Bandara. Kondisi Terus dimonitor kondisi kesehatannya hingga waktu penerbangan. Irsyad diterbangkan menuju jakarta dengan GA 7401 pukul 09.15 WAS bersama dengan jemaah haji JKG 01 lainnya.
dr Komaria mengatakan jemaah haji yang kondisinya tidak sehat, baik yang berada di kloter, maupun masih dirawat di KKHI maupun RSAS direncanakan untuk diikutkan dalam tanazul atau perpindahan kloter.
Penanggungjawab evakuasi, tim dokter KKHI Makkah dr. Andi PT, M.H mengatakan untuk proses tanazul jemaah akan dinilai terlebih dulu oleh dokter spesialis terkait penyakitnya, apakah layak ikut tanazul atau bisa pulang bersama kloternya (evakuasi). Jemaah yang telah disetujui tim akan melanjutkan proses pengurusan berkas dokumen.
Baca Juga : Catat! Barang Ini Dilarang Masuk Koper Bagasi Jemaah
“Termasuk kelengkapan ibadah, dokumen identitas berupa paspor, medif dari RSAS bagi yang tanazul” ujar dr. Andi PT.
dr. Andi PT mengatakan tim Tanazul juga berkoordinasi dengan Seksi Pelayanan Kepulangan Kemenag, untuk memastikan adanya kursi lowong di pesawat bagi jemaah tanazul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News