Dibegal Geng Motor, Jukir di Gowa Menderita Luka Busur dan Goresan Badik
Sunardi tiba-tiba dihadang sekelompok geng motor dan hendak mengambil motor yang ia pakai.
PORTALMEDIA.ID, GOWA - Seorang juru parkir (Jukir), Sunardi warga kelurahan Bonto-bontoa, Kecamatan Somba Opu, Gowa, dibegal oleh sekelompok geng motor, Minggu (01/01/2023).
Kejadian ini bermula saat Sunardi mengendarai sepeda motornya melewati lapangan Syekh Yusuf Gowa, menuju rumahnya di Bonto-bontoa selepas kerja.
Namun saat melintas di Jalan Pelor Pala, Kulurahan Bonto-bontoa. Sunardi tiba-tiba dihadang sekelompok geng motor dan hendak mengambil motor yang ia pakai.
Baca Juga : Polres Gowa Ringkus 12 Geng Motor, Kerap Sebar Teror Busur
"Saya baru pulang dari parkir di lapangan Syekh Yusuf, pas saya lewat di jalan pelor pala, tiba tiba saya dihadang, dan mereka mau ambil motor saya, karena mungkin motor saya baru," ungkapnya saat dihubungi, Senin (02/01/2023).
Akibatnya, korban menderita luka akibat terkena mata busur di bagian kaki, dan luka goresan senjata tajam di bagian wajah menggunakan badik dan luka lecet di bagian lutut dan tangan.
"Jadi waktu saya dihadang, awalnya hanya 10 orang, saat motor saya mau diambil, saya melawan, menolak memberikan motor saya, sembari saya menelpon sodara saya dan menyampaikan jika dirinya dihadang," tuturnya.
Baca Juga : Polrestabes Makassar Bekuk Pimpinan Geng Motor Pelaku Penyerangan Brutal Dua Remaja
Karena menolak memberikan motornya, akhirnya para pelaku yang kurang lebih 10 orang itu mengeroyok korban, bahkan korban dibusur dan ditikam menggunakan badik.
"Saya di keroyok mi kurang lebih 10 orang, saya kemudian melawan, ternyata mereka busur saya dan mengenai kaki saya, untungnya waktu mereka tikam saya gunakan badik, saya menghindar, dan hanya luka gores di wajah saja." terangnya.
Sempat kami berhadap hadapan 5 lawan 10, namun para pelaku lari masuk ke dalam lorong memanggil temannya, dan keluarlah sekitar 20 sampai 30 orang dari lorong itu bawa senjata tajam sama busur.
Baca Juga : Semakin Meresahkan, Geng Motor Serang Masjid di Makassar dengan Busur Panah
"Saya kemudian kabur menyelamatkan diri bersama sodara, bapak, paman dan sepupu saya, karena mereka panggil teman di lorong itu, dan sekitar 20 sampai 30 orang keluar mengejar sambil bawa senjata tajam dan busur," ungkapnya.
Sunardi menjelaskan ia berhasil lolos dari kejaran geng motor, cuma 3 kendaraan motor milik keluarganya dirusak para kawanan geng motor.
"Sepertinya di situ markas mereka, ada rumah yang dijadikan tempat kumpul, karena banyak sekali pelaku saya lihat dari dalam rumah itu, saat mereka mengejar," lanjutnya.
Baca Juga : Remaja di Makassar Diserang dengan Anak Panah, Pelaku Diduga Kelompok Geng Motor
Setelah kejadian itu, korban bersama 4 orang keluarganya menuju kantor polisi untuk melaporkan kejadian tersebut.
Sementara itu, Kapolsek Somba Opu AKP Ismail yang dikonfirmasi melalui via WhatsApp, belum memberikan jawaban perihal dugaan pembegalan yang dilakukan sekelompok remaja geng motor terhadap tukang parkir di Gowa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News