Propam Periksa Oknum Polisi yang Tertawakan Warga saat Lapor Kehilangan Suami

Penulis : Reza Rivaldi
Ilustrasi/INT

Wanita berusia 30 tahun itu menyebut bahwa sang suami yang bernama Hagai (31) itu menghilang sejak Senin (26/12/2022) lalu.

PORTAL MEDIA, ID. MAKASSAR-- Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Kapolrestabes) Makassar, Kombes Pol Budhi Haryanto menyebut bahwa Propam Polrestabes Makassar telah melakukan pemeriksaan terhadap oknum anggota Polsek Biringkanaya yang tertawa saat salah satu warga hendak membuat laporan polisi.

"Anggota yang tidak melayani masyarakat dengan baik akan kita tindak. Ada satu orang anggota, dia sudah kami periksa, tunggu saja prosesnya," Jelas Budhi saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (3/1/2023).

Sedangkan, Kapolsek Biringkanaya, Kompol Andi Alimuddin mengatakan bahwa kala itu oknum anggotanya tidak menertawakan korban yang hendak melapor, menurut Andi Alimuddin oknum anggotanya itu hanya bercanda.

Baca Juga : Munafri Apresiasi Pemusnahan 20 Kg Narkotika Polrestabes, Komitmen Wujudkan Makassar Aman

"Bukan ditertawakan. Saya sudah ketemu ibu itu dan mohon maaf kalau ada kata-kata anggota saya kurang pas bercanda tidak melihat situasi dan kondisinya," jelasnya.

Untuk diketahui, perkara ini bermula saat seorang wanita bernama Datu yang tercatat sebagai warga Jalan Mangga Tiga, Kelurahan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulsel, melaporkan bahwa sang suami hilang.

Wanita berusia 30 tahun itu menyebut bahwa sang suami yang bernama Hagai (31) itu menghilang sejak Senin (26/12/2022) lalu. Hagai menghilang saat keluar dari rumahnya hendak membeli gagang pintu rumah yang rusak.

Baca Juga : Buntut Penganiayaan Guru di Sinjai, Ayah Diperiksa Propam, Anak Dilaporkan ke Polisi Hingga Dipecat Sekolah

Saat itu Datu panik, lantaran sang suami yang setahun lalu mengalami kecelakaan kerja dan mengalami gangguan pada otak kecilnya, tidak kunjung kembali ke rumah.

Keesokan harinya atau tepat pada Selasa (27/12/2022) sekitar pukul 10.00 Wita pagi, Datu pun mendatangi Mapolsek Biringkanaya untuk melaporkan suaminya hilang. Namun, bukannya diladeni dengan baik, Datu malah diolok-olok oleh oknum polisi yang menerima laporannya.

"Saya masuk (di Polsek Biringkanaya) dapat satu polisi dulu, dia bilang mau apa? Jadi saya bilang mau melapor, terus dia (oknum polisi) bilang melapor apa? Saya bilang kehilangan. Terus dia bilang lagi kehilangan apa? Saya bilang suami saya hilang pak," Kata Datu.

Baca Juga : Kapolrestabes Makassar Bagikan Ratusan Paket Sembako untuk Driver Ojol

Tidak berselang lama, salah satu oknum polisi pun datang menghampiri Datu dan mempertanyakan hal yang sama. Disitu, Datu pun terpaksa kembali dengan tangan hampa lantaran laporannya tidak diladeni.

Datu mengaku, laporannya baru direspon usai datang untuk kali ke tiga ke Mapolsek Biringkanaya. Kala itu Datu sudah gelisah lantaran tak kunjung mendapatkan kabar keberadaan suaminya.

"Saya pergi lagi (ke Polsek Biringkanaya) karena tidak puas hati ku sudah seminggu (sepekan) tidak ada kabar," Sebut Datu.

Baca Juga : Propam Periksa Kanit PPA dan Penyidik Usai Diduga Paksa Korban Pelecehan Atur Damai

Saat tiba Datu mengaku ditemui oleh oknum polisi berinisial R lalu diarahkan ke salah satu ruangan. Di dalam ruangan itu, terdapat komputer yang diduga Datu ruang pemeriksaan. Hampir selama 30 menit lebih Datu menunggu, rupanya hanya ditinggal sendiri dalam ruangan.

Datu pun keluar menghampiri polisi yang tengah asik berbincang dengan polisi lain. Disitu, Datu pun mulai dimintai keterangan hingga alamat untuk dicantumkan.

Berselang beberapa saat, muncul seorang pria berpakaian preman yang oleh Datu diduga juga merupakan oknum polisi.

Baca Juga : Silaturahmi Kapolrestabes Makassar Baru, Danny: Siap Kolaborasi 24 Jam

"Datang polisi satu pakai janggut mungkin dia serse tidak pakaian dinas, pakai baju kaos. Dia bilang kenapa itu. Terus dijawab mi ini komandannya, dia bilang hilang suaminya. Terus dia (pria diduga polisi) bilang, eh Bu kalau hilang suaminya diganti. Saya bilang kenapa pak? dia bilang kalau hilang suami diganti, lalu saya bilang tidak semudah itu pak," ucap Datu menirukan percakapannya saat itu.

Datu lantas bergegas pergi meninggalkan Polsek Biringkanaya. Ia sempat berkeliling hingga ke wilayah Kecamatan Panakukkang demi mencari sang suami tercinta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru